Pertamina Catat Pengurangan Emisi pada Semester I 2026 Capai 118%

Pertamina | CNN Indonesia
Minggu, 09 Agu 2026 11:32 WIB
Foto: Arsip Pertamina
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) mencatat kinerja positif dalam program dekarbonisasi sepanjang semester I 2026. Pertamina Group menyebut, pengurangan emisi karbon hingga semester I 2026 mencapai 118 persen atau di atas target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan program dekarbonisasi merupakan bagian dari inisiatif Pertamina dalam mengimplementasikan Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.

"Sebagai perusahaan energi kelas dunia, Pertamina berkomitmen menjalankan ESG sesuai dengan standar dunia. Dekarbonisasi Pertamina juga merupakan komitmen Perusahaan menjalankan target Pemerintah mencapai NZE pada tahun 2060," ujar Baron dalam keterangan resmi dikutip Minggu (9/8).

Selain dekarbonisasi, lanjut Baron, Pertamina juga konsisten mengembangkan bisnis rendah karbon (Low Carbon Business) sebagai bagian dari implementasi ESG.

Sepanjang Januari-Juni 2026, kinerja bisnis rendah karbon Pertamina mencapai 101% atau di atas target RKAP 2026. Keberhasilan ini menunjukkan kinerja solid dalam mendorong inisiatif pengembangan energi rendah karbon.

"Pencapaian ini didukung oleh beberapa program utama seperti bioethanol, biofuel, dan efisiensi energi yang mampu melampaui target yang telah ditetapkan," ujar Baron.

Program ESG lainnya yang dijalankan Pertamina mulai dari sustainable procurement, sustainability budget tagging, serta program pemberdayaan masyarakat juga menunjukkan kinerja positif. Secara keseluruhan kinerja dalam tata Kelola ini berhasil melampaui target mencapai 102%.

"Keberhasilan ini mencerminkan pelaksanaan program yang efektif terutama pada aspek tata kelola, sosial, dan sistem pendukung keberlanjutan," imbuh Baron.

Baron menegaskan, keberhasilan Pertamina dalam mengimplementasikan ESG secara terintegrasi telah mengokohkan kembali Pertamina sebagai perusahaan peringkat ESG nomor 1 dunia untuk Sub-Industri Integrated Oil and Gas.

Hal yang membanggakan, Pertamina juga menjadi rujukan bagi perusahaan negara lain dalam menjalankan ESG secara terintegrasi. Pada 24 Juni 2026, Pertamina menerima kunjungan dari perusahaan Telekom Berhad Malaysia untuk melihat langsung program sustainability di Pertamina yang terintegrasi dengan strategi bisnis, pendekatan dekarbonisasi dan transisi energi, serta praktik community development seperti Desa Energi Berdikari (DEB).

Sebagai bagian dari perusahaan energi global, Pertamina terus aktif dalam forum internasional seperti Oil & Gas Decarbonization Charter (OGDC) 2026 sebagai bentuk komitmen global terhadap hasil COP28. Pertamina aktif berpartisipasi dalam evaluasi kinerja penurunan emisi karbon setaip tahun melalui inisiatif OGDC.

(inh)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK