BPS: Pasar Kerja Serap Lebih dari Setengah Juta Orang dalam 3 Bulan

BPS RI | CNN Indonesia
Rabu, 05 Agu 2026 18:33 WIB
BPS
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti. (Foto: dok BPS RI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) RI menyatakan bahwa jumlah penduduk bekerja tercatat sebanyak 148,19 juta orang pada Mei 2026, atau meningkat sekitar 522 ribu orang dibandingkan Februari 2026.

Hal itu terungkap dalam data ketenagakerjaan terbaru yang dirilis pada Rabu (5/8). Lapangan usaha penyerap tenaga kerja terbanyak dalam periode tersebut adalah sektor Akomodasi dan Makan Minum, disusul Transportasi dan Pergudangan, dan Jasa Lainnya.

"Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ketiga lapangan usaha tersebut yang kuat pada triwulan 2 2026," ujar Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (5/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sektor Akomodasi dan Makan Minum menjadi penyerap tenaga kerja terbanyak pada periode Februari-Mei 2026 dengan menyerap sebanyak 195,07 ribu orang.

BPS(Foto: Arsip BPS)


Di posisi kedua, sektor Transportasi dan Pergudangan berhasil membuka lapangan kerja bagi 120,59 ribu orang, sementara sektor Jasa Lainnya turut memperkuat penyerapan tenaga kerja dengan menampung 109,88 ribu orang.

Pada rilis pertumbuhan ekonomi triwulan 2 tahun 2026 yang dilakukan BPS di waktu yang sama, ketiga lapangan usaha tersebut bertumbuh kuat di atas angka pertumbuhan nasional, masing-masing sebesar 10,60 persen, 5,65 persen, dan 6,36 persen.

Amalia menambahkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,65 persen.

"Dari total angkatan kerja sebanyak 155,41 juta orang, terdapat 7,22 juta di antaranya yang masih menjadi pengangguran. Namun demikian, jumlah pengangguran secara absolut turun 24 ribu orang pada periode Februari-Mei 2026," pungkas Amalia.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]