Pasokan Aman, BULOG Perluas Distribusi Beras Premium ke Retail Modern
Perum BULOG memastikan perluasan distribusi beras premium produksinya ke berbagai jaringan retail modern di seluruh Indonesia berjalan optimal melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, pada Rabu (5/8).
Bersama Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Ade Prastya Nurdin, serta Pemimpin Wilayah BULOG DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib, Ahmad Rizal turun langsung memeriksa beras premium BULOG merek Punokawan dan Befood Sentra Ramos tersedia di rak penjualan.
Kegiatan serupa turut dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran wilayah Perum BULOG di berbagai kota besar Indonesia, mewujudkan komitmen dalam memastikan distribusi beras berjalan lancar, pasokan tersedia di tingkat konsumen, serta harga jual yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Perum BULOG mengatakan, perluasan distribusi ke retail modern merupakan strategi BULOG untuk menghadirkan produk pangan berkualitas yang mudah diakses masyarakat.
"Kami ingin masyarakat semakin mudah mendapatkan beras premium produksi BULOG. Kehadiran Beras Punokawan dan Befood Sentra Ramos di retail modern merupakan komitmen kami untuk menyediakan beras berkualitas dengan harga yang terjangkau, sekaligus memperkuat stabilitas pasokan pangan nasional," kata Ahmad Rizal di Jakarta, Rabu (5/8).
Dengan semakin luasnya jaringan pemasaran, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan beras premium dengan mutu yang terjamin dan harga yang kompetitif. Selain itu, pendistribusian juga bertujuan memperkuat stabilitas pasokan beras nasional.
Pada implementasinya, beras merek Punokawan dan Befood Sentra Ramos menjadi produk andalan untuk didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia.
"Selain menjalankan penugasan pemerintah melalui beras SPHP, kami juga terus memperluas distribusi beras premium produksi BULOG agar semakin mudah dijangkau masyarakat melalui retail-retail modern," imbuh Ahmad Rizal.
Beras BULOG itu pun dipasarkan melalui pasar tradisional, toko pangan, jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), serta berbagai kegiatan Gerakan Pangan Murah yang terus dilaksanakan bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Ahmad Rizal juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan beras. Saat ini, stok beras yang dikuasai BULOG hampir mencapai 5,3 juta ton dan tersebar di seluruh Indonesia.
Menurutnya, jumlah tersebut akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya panen di sejumlah wilayah sentra produksi.
"Stok yang dikuasai BULOG saat ini berada dalam kondisi lebih dari cukup dan tersebar di seluruh Indonesia. Masyarakat tidak perlu khawatir karena BULOG memastikan pasokan tetap aman," ujar Ahmad Rizal.
BULOG menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, pengelola retail modern, distributor, pelaku usaha pangan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait kelancaran distribusi beras premium maupun beras medium, dengan tetap menjaga stabilitas harga.
Melalui penguatan stok, perluasan distribusi beras premium ke retail modern, serta pemantauan langsung secara serentak di berbagai wilayah, Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk memastikan pasokan beras tetap aman, mudah diakses masyarakat, serta mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.
(rea/rir)[Gambas:Video CNN]