Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp17.923 per Dolar AS Sore Ini

CNN Indonesia
Kamis, 06 Agu 2026 15:57 WIB
Lembaran mata uang rupiah dan dollar AS diperlihatkan di salah satu jasa penukaran valuta asing di Jakarta, Rabu, 5 September 2018.
Nilai tukar rupiah ditutup di posisi Rp17.923 per dolar AS pada Kamis (6/8), menguat 10 poin atau 0,06 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah ditutup di posisi Rp17.923 per dolar AS pada perdagangan Kamis (6/8). Mata uang Garuda menguat 10 poin atau 0,06 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang terhadap dolar AS cenderung bervariasi. Yuan China melemah 0,02 persen, peso Filipina turun 0,09 persen, dolar Singapura terkoreksi 0,09 persen, yen Jepang melemah 0,05 persen, dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,42 persen.

Di sisi lain, ringgit Malaysia menguat 0,09 persen dan dolar Hong Kong bergerak stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan mata uang utama negara maju juga beragam. Euro Eropa melemah 0,09 persen, poundsterling Inggris turun 0,04 persen, dolar Australia terkoreksi 0,29 persen, serta franc Swiss melemah 0,14 persen. Sementara itu, dolar Kanada bergerak stabil terhadap dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah ditutup menguat tipis setelah mendapat sentimen positif dari penurunan harga minyak mentah dunia dan data pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Rupiah ditutup menguat tipis terhadap dolar AS didukung oleh penurunan harga minyak mentah dunia di tengah harapan pembukaan kembali Selat Hormuz dan data PDB kuartal II Indonesia yang solid. Namun penguatan masih terbatas, dengan investor cenderung wait and see mengantisipasi data cadangan devisa Indonesia dan data ketenagakerjaan Amerika Serikat Non-Farm Payrolls (NFP) besok," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

[Gambas:Youtube]

(lau/pta)