Prabowo Puji Bahlil Tak Naikkan Harga BBM: Negara Lain Panik, RI Cool

CNN Indonesia
Jumat, 07 Agu 2026 17:52 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan sambutan pada peluncuran 10 buku karya nyata untuk negeri setengah abad Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat (7/8/2026). Sepuluh buku tersebut mendokumentasikan pemikiran, pengalaman, dan perjalanan Bahlil Lah
Prabowo memuji kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang dinilai berhasil dalam menghadapi gejolak geopolitik yang berimbas pada harga minyak dunia. (Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto memuji kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang dinilai berhasil dalam menghadapi gejolak geopolitik yang berimbas pada harga minyak dunia.

Pujian itu dilontarkan Prabowo dalam sambutannya saat peluncuran buku "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" di Jakarta, Jumat (7/8).

Prabowo mengatakan selaku Menteri ESDM, Bahlil berhasil menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi. Di saat negara lain mulai panik, Indonesia tetap tenang dan tak menaikkan harga Pertalite dan Solar yang disubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena Menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih kita tidak naikkan. Walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang," kata Prabowo.

Prabowo pun meminta Bahlil melanjutkan kerja dan pengabdiannya. Ia menilai sejauh ini kinerja Bahlil sebagai Menteri ESDM memuaskan.

"Teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Ambil manfaat dari apa yang sudah kau pelajari. Saya terus menilai pekerjaan beliau dan saya menilai sampai sekarang beliau harus saya kasih rapor memuaskan," ujar dia.

Prabowo menyebut jika dikonversi menjadi nilai, Bahlil mendapat nilai 88-89. Menurutnya, mengatakan angka itu sudahlah besar. Sebab, nilai 100 hanya untuk Tuhan Yang Maha Kuasa.

Namun, Prabowo mengatakan saat ini pemerintahan yang dipimpinnya baru setengah periode. Untuk itu, ia pun menekankan masih ada kesempatan untuk terus memperbaiki kinerja.

"Jadi masih ada waktu untuk memperbaiki, untuk yang lain-lain masih ada waktu memperbaiki nilai," ucapnya.

[Gambas:Youtube]

(mnf/pta)