Purbaya Ungkap Kedekatan dengan Destry Damayanti, Pede Bisa Kerja Sama

CNN Indonesia
Rabu, 12 Agu 2026 06:51 WIB
Menkeu Purbaya menyambut keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusung DGS BI Destry Damayanti ke DPR sebagai calon tunggal gubernur bank sentral. (Dok. Kemenkeu).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyambut keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusung Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti ke DPR sebagai calon tunggal gubernur bank sentral.

Menurut Purbaya, Destry memiliki rekam jejak dan pengalaman yang mumpuni untuk memimpin bank sentral. Saat ini, Destry menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo.

"Ya bagus (dia menjadi calon tunggal). Dia kan pengalamannya cukup dan sepengalaman saya cukup dekat," ujar Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).

Kedekatan mereka ini sudah terjalin cukup lama. Hubungan kerja Purbaya dengan Destry terbangun sejak ia masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Kala itu, Destry bertugas sebagai Anggota Dewan Komisioner LPS dengan status ex officio atau perwakilan resmi dari BI.

"Dia waktu saya Ketua Dewan Komisioner LPS kan ex officio dari bank sentral," ujar Purbaya.

Bermodal rekam jejak kolaborasi di masa lalu tersebut, Purbaya meyakini keputusan Presiden Prabowo merupakan langkah yang tepat.

Ia percaya dapat kembali berkoordinasi dan bekerja sama dengan baik bersama Destry kelak apabila resmi diangkat sebagai Gubernur BI definitif.

"Saya pikir bagus. Kita biasa koordinasi dan kerja sama dengan baik, jadi enggak ada masalah," ujar Purbaya.

Destry adalah ekonom yang lama berkecimpung di bidang kebijakan makroekonomi, pasar keuangan, dan sektor perbankan.

Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Destry kemudian melanjutkan pendidikan Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Karier profesional Destry dimulai dengan menjadi Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada periode 2000-2003.

Lalu, ia kembali ke dunia akademik sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.

Di sektor swasta, Destry pernah menjabat Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011 sebelum dipercaya menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.

Ia juga dipercaya memimpin Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2014-2015.

Sementara di sektor pengawasan sistem keuangan, Destry pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015-2019.

Saat itu, ia terlibat dalam penguatan stabilitas sistem keuangan serta pengembangan kebijakan penjaminan simpanan.

Kariernya di bank sentral dimulai sejak Destry ditetapkan Presiden sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019-2024.

Setelah masa jabatan itu berakhir, ia kembali dipercaya menduduki posisi yang sama mulai Mei 2024.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK