Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.872 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.872 per dolar AS pada perdagangan Rabu (12/8) pagi. Mata uang Garuda melemah 11 poin atau 0,06 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Mata uang Asia bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,01 persen dan peso Filipina terdepresiasi 0,15 persen. Sebaliknya, ringgit Malaysia menguat 0,01 persen dan dolar Singapura terapresiasi 0,08 persen.
Yen Jepang melemah 0,05 persen dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,28 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong bergerak stabil terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, mata uang utama negara maju kompak melemah terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,05 persen, poundsterling Inggris melemah 0,03 persen, dolar Australia terkoreksi 0,06 persen, dolar Kanada terdepresiasi 0,04 persen, dan franc Swiss melemah 0,10 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi bergerak konsolidatif pada perdagangan hari ini. Pergerakan mata uang Garuda masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik di Timur Tengah serta sikap investor yang cenderung menunggu sejumlah sentimen.
"Rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif di tengah perkembangan geopolitik di Timur Tengah yang masih memberikan sinyal beragam," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Ia mengatakan laporan dari Pakistan menunjukkan proses menuju kesepakatan damai kembali memperlihatkan perkembangan positif. Namun, Iran menegaskan Selat Hormuz belum akan dibuka sebelum sejumlah persyaratan terpenuhi.
Di sisi lain, investor cenderung bersikap wait and see menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) pada malam ini.
"Investor cenderung wait and see menjelang rilis data inflasi AS malam ini," katanya.
Dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan mencermati pengumuman hasil review indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berpotensi memengaruhi sentimen terhadap aset Indonesia.
Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp18.850 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
(lau/pta)