Bocoran Menteri Dody: Aspal Merah Putih Meluncur Setelah 17 Agustus

CNN Indonesia
Rabu, 12 Agu 2026 19:57 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo saat acara peresmian 5 Bendungan di Indonesia, Lombok Barat, 10 Juli 2026
Menteri PU Dody Hanggodo mengumumkan peluncuran Aspal Merah Putih setelah 17 Agustus 2026 untuk menekan biaya pembangunan jalan tol dan tarif masyarakat. (FOTO:Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan Aspal Merah Putih diluncurkan untuk mencegah lonjakan biaya produksi pembangunan jalan tol yang berpotensi menaikkan tarif masyarakat.

Dody menyebut peluncuran material campuran tersebut ditargetkan berlangsung usai peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2026 mendatang.

"Nanti kita sebut sebagai Aspal Merah Putih. Ini bocoran sedikit, nanti mungkin setelah 17 Agustus lah kita launch ya," ujar Dody usai acara Focus Group Discussion Asosiasi Jalan Tol Indonesia di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta Selatan, Rabu (12/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dody menjelaskan produk tersebut merupakan gabungan antara Aspal Buton (asbuton) asal Pulau Buton dengan aspal cair hasil olahan minyak bumi milik PT Pertamina (Persero). Langkah ini diambil untuk menghentikan ketergantungan pada aspal impor sekaligus menjaga kelayakan ekonomis bagi para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

"Kalaupun kita menggunakan aspal buton dengan berbagai macam alasan, itu tetap dari sisi ekonomisnya harus masuk. Supaya kemudian tarif untuk masyarakat itu tidak perlu nambah untuk sesuatu yang sebetulnya nggak terlalu penting-penting amat kan," tuturnya.

Dody bahkan mematok target agar harga Aspal Merah Putih tidak boleh lebih mahal dari harga aspal saat ini. Ia berharap harganya bisa dipangkas sekitar 10 hingga 20 persen.

Menurut dia, penurunan harga ini dinilai penting agar biaya produksi kontraktor maupun BUJT dapat ditekan tanpa mengganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Saya tekankan itu, jangan sampai kemudian ada aturan baru kemudian menaikkan biaya produksi itu nggak boleh sama sekali. Sangat nggak boleh," tegas Dody.

[Gambas:Youtube]

(fln/ins)