Duet Pollux Hotels-Marriott International Kokohkan Bisnis Hospitality
PT Pollux Hotels Group Tbk menjalin kerja sama strategis dengan Marriott International untuk memperkuat bisnis perhotelan sekaligus memperluas jangkauan pasar hospitality di Indonesia.
Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk Handojo K. Setyadi mengatakan kolaborasi tersebut menggabungkan kekuatan Pollux dalam memahami pasar lokal dengan jaringan serta standar global yang dimiliki Marriott International.
"Kami lihat Marriott International untuk di Indonesia saya kira sudah tidak kita ragukan lagi. Di lain sisi, kami Pollux Hotel Group juga sudah berjalan mengelola hotel selama ini. Kekuatan kami untuk market lokal dan pasar Indonesia, kami sangat menguasai," ujar Handoyo dalam satu acara bincang-bincang, Rabu (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kerja sama dengan Marriott akan membuat Pollux memiliki kekuatan yang lebih lengkap untuk melayani kebutuhan pasar lokal maupun internasional.
"Ini yang kami sinergikan agar Pollux Hotel Group tentunya akan menjadi satu market hotel yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari lokal maupun internasional," tegas Handojo.
Di sisi lain, dia mengatakan Pollux ingin mengombinasikan pemahaman terhadap karakter pasar lokal dengan sistem operasional dan pengalaman Marriott dalam mengembangkan SDM perhotelan.
"Sejak awal Pollux Hotel Group kami sangat concern dengan sumber daya manusia lokal. Itu yang kami betul-betul perhatikan karena kami kan tidak hanya mengelola hotel saja," tuturnya.
PT Pollux Hotels Group Tbk menjalin kerja sama strategis dengan Marriott International (Foto: CNN Indonesia/Laurent Nabila Zahra Tanjung) |
Ekspansi marriott international
Sementara itu, Vice President Hotel Development Asia Pacific Marriott International Ivan Widarmana mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi ekspansi jaringan Marriott.
Ivan mengatakan Marriott terus memperluas jaringan hotelnya tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga ke berbagai pasar daerah yang memiliki potensi pertumbuhan.
"Pada 2013, waktu saya joint di development team, itu posisi kita pada waktu itu 32 hotel, dan saat ini kita sudah 88 hotel. Dari 88 hotel, saya mulai berkembang, melihat opportunity di Indonesia," kata Ivan.
Dia menuturkan pengembangan Marriot bukan hanya di kota-kota besar, tetapi di level kota kedua dan ketiga.
Menurutnya, perluasan jaringan tersebut juga didukung oleh program loyalitas Marriott Bonvoy yang saat ini memiliki sekitar 300 juta anggota secara global. Khusus Indonesia, terdapat sekitar 2,5 juta anggota aktif.
"Kalau semua di Indonesia akan ada hotel yang membawa Marriott, berarti mereka ke mana pun bisa memakai loyalty-nya. Nah, ini yang membuat kita semakin tertarik untuk berkembang di Indonesia," katanya.
Marriott sendiri telah beroperasi di Indonesia sejak 1991. Dalam pengembangan bisnisnya, perusahaan juga mengandalkan standar operasional serta pusat pelatihan untuk menjaga kualitas pelayanan di berbagai daerah.
(asa)[Gambas:Video CNN]
