BNI Perkuat Tata Kelola SDM Lewat LSP dan Sertifikasi Global ISO

BNI | CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 11:38 WIB
BNI
(Foto: dok BNI)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat tata kelola pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pengoperasian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BNI berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi, serta penerapan standar internasional di BNI Corporate University.

Penguatan tersebut ditandai dengan perolehan Sertifikat Lisensi LSP BNI dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sertifikat ISO 21001:2018, serta Letter of Compliance ISO 30422:2022 oleh BNI Corporate University.

Ketiga pencapaian itu dikukuhkan lewat seremoni di Grha BNI, Jakarta, pada Kamis (6/8). Pengukuhan ditandai oleh penyerahan Sertifikat Lisensi LSP BNI dari Ketua BNSP Syamsi Hari kepada Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang mengatakan, keberadaan LSP penting dalam memastikan pengembangan kompetensi pegawai Perseroan dilakukan secara terukur, dan relevan dengan kebutuhan industri perbankan.

"LSP BNI menjadi fondasi penting dalam membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan. Sertifikasi kompetensi memastikan setiap insan BNI memiliki standar profesionalisme yang mampu mendukung transformasi bisnis perusahaan," ujar Munadi dalam keterangan tertulis.

LSP BNI sendiri memperoleh lisensi dari BNSP sejak 19 Juni 2026. Dengan lisensi itu, LSP BNI dapat menyelenggarakan sertifikasi kompetensi kerja secara profesional, objektif, independen, dan akuntabel sesuai standar kompetensi yang berlaku.

Pada tahap awal, LSP BNI menyediakan tujuh skema sertifikasi yang mencakup bidang strategis, mulai dari general banking hingga internal audit. Cakupan sertifikasi selanjutnya akan diperluas mengikuti perkembangan industri, termasuk pada bidang digital banking, artificial intelligence, manajemen risiko, dan teknologi informasi.

Selain memperkuat sertifikasi kompetensi, BNI Corporate University juga memperoleh Sertifikat ISO 21001:2018 pada 15 Mei 2026 dan Letter of Compliance ISO 30422:2022 pada 4 Agustus 2026.

Pengakuan tersebut menegaskan penerapan tata kelola pembelajaran dan pengembangan talenta BNI yang semakin sistematis, berorientasi pada kebutuhan peserta didik, serta mengacu pada praktik terbaik internasional.

Munadi menyatakan BNI akan terus meningkatkan mutu dan kapabilitas LSP untuk mendukung kebutuhan internal, juga sebagai salah satu referensi dalam pengembangan SDM di industri perbankan nasional.

Penguatan ekosistem pembelajaran dan sertifikasi itu pun disebut sejalan dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia yang menempatkan aspek people development, corporate culture, inovasi, dan penciptaan nilai dalam membangun perusahaan negara yang semakin sehat, kompetitif, dan berdaya saing global.

Melalui penguatan sistem pembelajaran, sertifikasi kompetensi, serta penerapan standar internasional, BNI memastikan bahwa pengembangan talenta berjalan semakin terukur, relevan dengan kebutuhan industri, dan mampu mendukung transformasi bisnis serta penciptaan nilai jangka panjang.

(rea/rir)
placeholder