Busan Serahkan Bantuan Kemendag Peduli untuk Korban Gempa NTT

Kemendag | CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 11:15 WIB
(Foto: dok Kemendag)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) menyerahkan bantuan Kemendag Peduli senilai Rp250 juta untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyerahan bantuan diterima secara simbolis oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT, Florida Taty Satyawati, di sela peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 yang dilaksanakan di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta pada Senin (17/8).

Mendag menyampaikan, Kemendag Peduli merupakan wujud solidaritas keluarga besar Kemendag kepada masyarakat NTT yang tengah dalam masa sulit. Menurutnya, peringatan kemerdekaan adalah kesempatan memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong, terutama dalam membantu saudara yang sedang menghadapi musibah.

"Keluarga besar Kemendag sepakat untuk menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di NTT. Sejak pagi hingga siang, telah terkumpul donasi sebesar Rp250 juta dan langsung kami serahkan kepada Kantor Penghubung Provinsi NTT di Jakarta," tutur Busan.

Menurut Busan, penyerahan bantuan ini baru memasuki tahap pertama. Ia berharap, penggalangan donasi dapat dilanjutkan untuk terus membantu masyarakat NTT.

Lebih lanjut, Mendag secara khusus menyoroti kondisi sarana perdagangan di wilayah terdampak gempa. Berdasarkan identifikasi awal, terdapat empat pasar dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.

Salah satunya, Pasar Inpres Ruteng di Manggarai yang mengalami kerusakan di sejumlah tiang penyangga, membuat pasar itu tidak dapat digunakan untuk sementara waktu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pasar tersebut tidak digunakan untuk sementara waktu demi keselamatan masyarakat," ujar Busan.

Ia menegaskan, pemulihan sarana perdagangan penting dalam proses pemulihan pascabencana di NTT. Baik pasar rakyat, kios, dan sarana perdagangan lainnya berperan strategis menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

"Sarana perdagangan ini penting karena menjadi tempat masyarakat beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setelah kondisi darurat tertangani, kami ingin perdagangan dapat segera pulih. Pedagang bisa kembali berjualan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas," kata Busan.

Selain kondisi sarana perdagangan, Busan juga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak. Untuk itu, Kemendag telah berkoordinasi dengan distributor, termasuk yang berada di luar wilayah terdampak bencana dan provinsi terdekat, agar tetap menjaga pasokan ke NTT.

Busan menyatakan, koordinasi akan terus diperkuat melalui tim yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pelaku usaha, termasuk ritel modern, dan mereka menyampaikan pasokan masih aman. Saat ini, fokus ada pada penanganan darurat pascabencana," pungkas Busan.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK