Kementerian PU Kebut Perbaikan Jalan Nasional Imbas Gempa Flores

CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 20:18 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa
Kementerian PU percepat penanganan jalan nasional terdampak gempa di Flores, NTT. Tim BPJN identifikasi longsor dan mobilisasi alat untuk pemulihan akses warga. (FOTO:Dok. Istimewa).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat penanganan jalan nasional yang terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, NTT yang terjadi pada Sabtu (15/8).

Salah satu ruas jalan yang terdampak adalah ruas Krica-Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue. Ruas tersebut mengalami longsoran yang menutup akses jalan sehingga menghambat mobilitas masyarakat.

Berdasarkan hasil identifikasi sementara di lapangan, terdapat sedikitnya 10 titik longsor dengan skala bervariasi, mulai dari longsoran kecil hingga longsoran besar, yang memerlukan penanganan. Tim BPJN NTT bersama pemerintah daerah terus melakukan penyusuran dan identifikasi untuk memastikan kondisi ruas jalan serta jumlah titik longsoran di sepanjang jalur tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU akan bergerak cepat dalam penanganan infrastruktur terdampak bencana dengan mengutamakan pemulihan akses masyarakat.

"Kami hadir pada setiap bencana, karena arahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh berduka berlama-lama, secepatnya kita harus bangkit. Jadi saya mohon diberikan data lengkapnya, titik-titiknya. Sehingga kami bisa menurunkan tim segera, bisa berkoordinasi dengan kepala-kepala dinas, bisa langsung mengecek satu per satu dan langsung bekerja," kata Dody dalam keterangan resminya.

Untuk mendukung percepatan penanganan, hingga Selasa (18/8) malam telah dimobilisasi 2 unit excavator dan 1 unit kendaraan pikap L300 ke lokasi. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu membuka akses dan membersihkan material longsoran di sejumlah titik.

[Gambas:Youtube]

Tim gabungan berhasil menembus salah satu titik longsor di Desa Pulue pada ruas Krica-Lidi pada Rabu (19/8) pukul 16.00 WIT. Saat ini, pekerjaan dilanjutkan dengan pembersihan material longsoran agar akses dapat kembali dilalui dengan aman.

Kementerian PU bersama pemerintah daerah akan terus melakukan penanganan pada titik-titik longsor lainnya secara bertahap dengan memprioritaskan lokasi yang memungkinkan untuk segera dibuka. Identifikasi kondisi lapangan juga terus dilakukan sebagai dasar penentuan kebutuhan alat, metode penanganan, dan prioritas pekerjaan pada masing-masing titik longsoran.

Dalam pelaksanaannya, penanganan tetap memperhatikan kondisi medan serta aspek keselamatan petugas dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur jalan terdampak bencana guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi di wilayah NTT.

(ins/ins)