Vietnam Ingin Pangkas Pajak Penghasilan 30 Persen bagi Usaha Kecil

CNN Indonesia
Senin, 24 Agu 2026 07:55 WIB
This photograph taken on August 28, 2019 shows a Vietnamese national flag fluttering in the wind outside the Ho Chih Minh mausoleum in Hanoi. The task of safeguarding the embalmed corpse of Vietnam's revolutionary leader Ho Chi Minh is gruelling: car
Pemerintah Vietnam mengusulkan pemangkasan pajak penghasilan (PPh) sebesar 30 persen bagi pelaku usaha dan perusahaan kecil pada 2026 dan 2027. (Foto: AFP/Manan Vatsyayana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Vietnam mengusulkan pemangkasan pajak penghasilan (PPh) sebesar 30 persen bagi pelaku usaha dan perusahaan kecil pada 2026 dan 2027.

Menteri Keuangan Vietnam Ngo Van Tuan menyampaikan usulan tersebut dalam sidang tambahan Majelis Nasional Vietnam ke-16 pada 21 Agustus.

Menurut Tuan, kebijakan tersebut ditujukan untuk meringankan beban pelaku usaha sekaligus membantu menjaga kelangsungan produksi dan kegiatan bisnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah juga berharap pemotongan pajak dapat membantu mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi Vietnam," ujarnya dikutip Vietnam Economic Times, Senin (24/8).

Kebijakan diskon PPh itu juga diharapkan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi Vietnam.

Berdasarkan proposal usulan pemerintah tersebut, orang pribadi yang menjalankan usaha dan memiliki omzet tahunan maksimal 10 miliar dong Vietnam atau setara Rp6,8 miliar (asumsi kurs Rp0,68) akan mendapat potongan 30 persen PPh.

Potongan serupa juga diusulkan bagi perusahaan kecil dengan omzet tahunan maksimal 10 miliar dong Vietnam untuk tahun pajak 2026 dan 2027.

Sementara, untuk perusahaan yang sudah mendapatkan fasilitas atau insentif pajak, maka diskon PPh 30 persen akan dihitung berdasarkan PPh badan yang harus dibayar setelah dikurangi insentif pajak.

Jika disetujui Majelis Nasional, kebijakan tersebut akan berdampak pada penerimaan negara.

Pemerintah memperkirakan pendapatan negara dari pajak akan berkurang sekitar 3,191 triliun dong Vietnam (Rp2,16 triliun) pada 2026, serta 3,51 triliun dong Vietnam (Rp2,37 triliun) pada 2027.

[Gambas:Video CNN]

(pta)