Bos BGN Luruskan Masalah Guru Wajib Cicipi Menu MBG

CNN Indonesia
Rabu, 26 Agu 2026 17:38 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan polemik mengenai aturan guru yang diwajibkan ikut mencicipi hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).Ia menjelaskan pihak yang bertugas mencicipi makanan tersebut tidak hanya guru, tetapi
Kepala BGN Sudaryono meluruskan masalah mengenai aturan guru yang diwajibkan ikut mencicipi hidangan atau menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: CNN Indonesia/ Endrapta Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan masalah mengenai aturan guru yang diwajibkan ikut mencicipi hidangan atau menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menjelaskan pihak yang bertugas mencicipi makanan tersebut tidak hanya guru, tetapi juga kepala dapur MBG, pengawas gizi, hingga penanggung jawab satuan pendidikan atau PIC MBG yang ada di sekolah.

"Ada kesan seolah-olah guru disuruh mencicipi. Bisa dibilang benar, tapi bukan yang nyicipi itu hanya guru saja," ujar Sudaryono di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudaryono mengungkap prosedur pencicipan sudah dimulai sejak makanan matang di dapur atau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Hidangan tersebut akan dicicipi terlebih dahulu oleh Kepala SPPG, pengawas gizi, hingga asisten lapangan.

Lalu setibanya di sekolah, makanan kembali dicicipi oleh PIC sekolah yang juga mendapatkan insentif resmi dari pihak BGN.

"PIC sekolah itu mencicipi, baru kemudian dibagi ompreng makanannya itu ke semua siswa, termasuk guru itu dapat," ujar Sudaryono.

Ia menjelaskan para guru juga ikut mendapatkan MBG agar bisa memberikan edukasi kepada siswa seperti mencuci tangan, berdoa, dan mengantre. Melalui kebiasaan ini, Sudaryono berharap ada penanaman nilai pendidikan karakter pada siswa.

Selain itu, Sudaryono berharap guru juga ikut menjelaskan manfaat dari protein dan karbohidrat, serta alasan pentingnya mengonsumsi sayuran.

Jadi, guru bertindak sebagai pelapis pengawasan terakhir sebelum makanan dikonsumsi oleh para siswa, meskipun hidangan tersebut sebenarnya sudah melewati tahapan uji organoleptik saat berada di SPPG.

Uji organoleptik merupakan prosedur pengujian kualitas yang mencakup penilaian tekstur, rasa, dan warna makanan.

"Guru mendapatkan menu itu fungsinya sebagai pendidikan gizi. Kok diminta mencicipi? Karena gurunya ikut makan di kelas itu bareng-bareng dengan siswanya. Jadi, guru ini dapat menu sama seperti siswanya," ujar Sudaryono.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/pta)