Kisah Narsun, BRILink Agen yang Bantu Lindungi 7 Ribu Pekerja Informal

BRI | CNN Indonesia
Jumat, 28 Agu 2026 14:26 WIB
(Foto: dok BRI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang BRILink Agen di Bandung, Narsun, menerima kunci mobil dari jajaran pimpinan BRI dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai apresiasi keberhasilan mendaftarkan lebih dari 7 ribu pekerja informal sebagai peserta program jaminan sosial.

Memulai perjalanan sebagai pengusaha konter pulsa sejak 2007, Narsun mengaku tak pernah membayangkan kesuksesan ini. Kesempatan menghampirinya ketika Mantri BRI bernama Robi mengunjungi konter pulsa Narsun pada 2014, menawarkan kesempatan menjadi BRILink Agen dengan konsep layanan perbankan berbasis keagenan yang saat itu masih asing bagi sebagian masyarakat.

Didampingi langsung oleh Robi, Narsun kemudian mendaftarkan diri sebagai BRILink Agen melalui BRI Unit Bandung Naripan. Pada awalnya, ia mengaku belum sepenuhnya memahami potensi dari layanan tersebut.

"Sebenarnya saya tidak terlalu mengerti dan kurang tertarik karena transaksi awal cuma sedikit, bisa dihitung jari," ujar Narsun.

Menjadi BRILink Agen semula hanya dipandang sebagai pekerjaan sampingan di sela-sela aktivitas mengelola konter. Perlahan, pandangan itu berubah setelah Narsun mengikuti gathering para agen, yang memberikan apresiasi khusus bagi berbagai capaian.

"Di sana ada pembuktian, banyak yang dapat hadiah seperti emas dan TV. Saya jadi merasa tertantang dan termotivasi karena luar biasa hadiahnya," tutur Narsun.

Narsun tersadar, BRILink Agen adalah usaha yang dapat dikelola dan dikembangkan secara serius. Motivasinya menguat setelah mendapatkan dukungan langsung dari BRI pada berbagai tahap perkembangan usaha, termasuk mendengarkan keluhan dan masukan para agen di lapangan.

Berkat volume transaksi yang terus meningkat, Narsun kini telah menyandang kategori BRILink Agen "Juragan", agen level atas dengan volume transaksi bulanan terbanyak dan performa unggulan.

Tercatat, per bulan, BRILink Agen Narsun pernah melayani rata-rata 3.840 transaksi. Keberhasilan ini ditopang oleh strategi pelayanan yang konsisten.

Sejak 2015, ia tidak hanya menunggu masyarakat datang ke konternya, tetapi aktif menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi rumah pelanggan yang ingin membayar tagihan listrik atau melakukan transfer uang.

Pendekatan ini mendekatkan Narsun dengan masyarakat, serta memperluas basis pelanggan. Hasilnya, sejak 2015 Narsun hampir setiap tahun memperoleh penghargaan melalui berbagai program apresiasi BRI.

Seiring berkembangnya teknologi, strategi Narsun turut berevolusi lewat grup WhatsApp yang kini beranggotakan hampir 500 warga sekitar. Grup tersebut tidak hanya digunakan untuk menawarkan layanan, tetapi juga dikelola sebagai ruang berbagi informasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

"Biar mereka tidak bosan, saya kasih kuis. Informasi apa pun ada di situ," ujar Narsun.

Ketika program BPJS Ketenagakerjaan mulai digalakkan, Narsun memanfaatkan jejaring yang sama untuk menyampaikan pentingnya perlindungan jaminan sosial. Sebagai langkah awal, ia menawarkan pendaftaran kepada 10 orang pertama yang datang ke konternya.

Upaya tersebut tidak selalu berjalan mulus. Kelurahan setempat sempat menolak ajakannya untuk mengadakan sosialisasi karena beranggapan seluruh warga telah memperoleh perlindungan dari pemerintah.

Narsun menolak menyerah. Ia menjelaskan bahwa pedagang kecil dan pelaku UMKM yang tergolong pekerja bukan penerima upah (BPU) justru menghadapi risiko kerja dan membutuhkan akses terhadap program jaminan sosial. Penjelasan itu akhirnya diterima pihak kelurahan, yang memberikan ruang bagi Narsun untuk mengadakan sosialisasi resmi kepada masyarakat.

Kegigihan tersebut membuahkan hasil. Narsun berhasil mendaftarkan 7.215 pekerja BPU sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, memberi akses terhadap program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Pencapaian itu mengantarkan Narsun meraih grand prize berupa satu unit mobil, setelah sebelumnya menerima dua unit sepeda motor.

Pada saat bersamaan, peran Narsun terus berkembang. Kini, ia dipercaya menjadi Ketua Paguyuban BRILink Agen Jawa Barat, yang aktif memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan dalam ekosistem BRI, termasuk perlindungan asuransi dari BRI Insurance dan BRI Life.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan bahwa kiprah Narsun menunjukkan peran strategis BRILink Agen yang tidak hanya memperluas akses layanan keuangan, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendekatkan masyarakat dengan program perlindungan sosial.

"Melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, BRILink Agen dapat menjangkau pekerja informal yang selama ini belum memperoleh perlindungan secara memadai. Sinergi ini diharapkan semakin memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja informal di berbagai wilayah Indonesia," pungkas Dhanny.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK