BNI Tawarkan SR025 lewat wondr, Kupon hingga 6,9% & Cashback Rp15 Juta
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membuka akses investasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel melalui aplikasi wondr by BNI. Kali ini nasabah dapat berinvestasi pada Sukuk Ritel seri SR025 yang direncanakan menjadi SBN Ritel tradable terakhir yang diterbitkan pemerintah pada 2026.
SR025 tersedia dalam dua pilihan seri. SR025T3 memiliki tenor tiga tahun dengan imbal hasil 6,8% per tahun, sementara SR025T5 bertenor lima tahun dengan imbal hasil 6,9% per tahun.
Investasi dapat dimulai dari Rp1 juta dengan kelipatan Rp1 juta. Batas maksimal pemesanan ditetapkan Rp5 miliar untuk SR025T3 dan Rp10 miliar untuk SR025T5.
Masa penawaran SR025 berlangsung pada 21 Agustus hingga 16 September 2026. SR025T3 akan jatuh tempo pada 10 September 2029, sedangkan SR025T5 jatuh tempo pada 10 September 2031.
Kedua seri dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah masa holding period berakhir, yakni mulai 11 Oktober 2026. Imbal hasil SR025 bersifat tetap atau fixed coupon dan dibayarkan setiap bulan, dengan pembayaran pertama pada 10 Oktober 2026.
Pajak atas imbal hasil SR025 ditetapkan sebesar 10%. Ketentuan ini berlaku sama untuk kedua seri, baik SR025T3 maupun SR025T5.
SEVP Wealth Management BNI, Steven Suryana, mengatakan kemudahan investasi melalui wondr by BNI memberikan akses yang semakin praktis bagi masyarakat untuk membangun portofolio investasi. Ia menyebut SR025 menjadi salah satu pilihan instrumen yang dijamin pemerintah dengan pendapatan berkala.
"Melalui wondr by BNI, kami terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai pilihan investasi, termasuk SBN Ritel. SR025 menjadi salah satu pilihan bagi nasabah yang ingin memperoleh pendapatan berkala dari instrumen yang diterbitkan dan dijamin oleh pemerintah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9).
Di samping kemudahan transaksi secara digital, BNI turut menghadirkan program cashback bagi investor SR025. Nasabah yang melakukan pembelian menggunakan sumber dana fresh fund melalui wondr by BNI berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp15 juta sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Program cashback tersebut terbagi dalam dua periode. Periode Early Bird berlangsung pada 21-31 Agustus 2026, sedangkan periode Non-Early Bird berlangsung pada 1-16 September 2026.
Steven berharap kemudahan proses investasi secara digital dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk mulai berinvestasi. Ia juga menekankan pentingnya membangun portofolio keuangan untuk kebutuhan jangka menengah.
"Dengan proses investasi yang dapat dilakukan secara digital, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan mudah dan nyaman sekaligus membangun portofolio keuangan untuk kebutuhan jangka menengah," imbuh dia.
Sebagai informasi, untuk melakukan pembelian, nasabah dapat mengakses menu investasi pada aplikasi wondr by BNI. Nasabah kemudian memilih Sukuk Ritel SR025 selama masa penawaran berlangsung.
Setelah itu, nasabah menentukan seri dan nominal investasi yang diinginkan. Proses pemesanan dapat diselesaikan langsung melalui aplikasi tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Kemudahan ini menjadi bagian dari upaya BNI memperluas akses masyarakat terhadap berbagai instrumen investasi. Langkah ini sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan nasional melalui SBN Ritel.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat transformasi layanan keuangan dan kapabilitas digital. Penguatan ini bertujuan memberikan akses yang semakin mudah bagi masyarakat terhadap berbagai produk investasi.
Langkah tersebut juga sejalan dengan arah transformasi BUMN yang mendorong peningkatan daya saing dan inovasi. Kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional turut menjadi bagian dari arah transformasi tersebut.
Memasuki usia delapan dekade, BNI dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara terus memperkuat layanan keuangan yang mengikuti kebutuhan masyarakat. Penguatan layanan ini sekaligus dimaksudkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
(rir)