Purbaya Gaet Swasta dan Danantara Dorong Ekonomi 6 Persen di 2027

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 09:06 WIB
Menteri Keuangan Purbaya saat konferensi pers RAPBN & Nota Keuangan Anggaran 2027
Menkeu Purbaya tekankan pentingnya investasi swasta dan Danantara untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen di 2027. (FOTO:Tangkapan layar Youtube Kemenkeu).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membutuhkan kucuran investasi dari sektor swasta hingga Danantara untuk capai target pertumbuhan ekonomi 6 persen di 2027.

Purbaya menjelaskan target pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut memerlukan pertumbuhan investasi nasional hingga 7 persen.

"Target ini akan dicapai melalui kolaborasi pemerintah, swasta, dan Danantara," ujarnya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan investasi pemerintah akan ditempatkan sebagai katalisator, lalu sektor swasta menjadi motor penggerak utama. Danantara pun difokuskan untuk berkontribusi pada investasi di sektor strategis dan hilirisasi.

Selain menggenjot investasi, Purbaya memastikan pemerintah akan terus menjaga stabilitas ekonomi makro demi mempertahankan momentum pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Stabilitas ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan kepastian, meningkatkan kepercayaan pelaku ekonomi, dan mendorong investasi secara berkelanjutan," ujar Purbaya.

[Gambas:Youtube]

Upaya stabilisasi tersebut dilakukan melalui pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan tingkat konsumsi.

Selain itu, suku bunga juga akan dijaga tetap kompetitif untuk mendukung akses pembiayaan, memperkuat kepercayaan dunia usaha, serta mendorong aktivitas investasi.

Di saat yang sama, Purbaya mengatakan pemerintah bersama Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah guna memperkuat ketahanan ekonomi, memitigasi dampak global, serta menciptakan kepastian bagi dunia usaha dalam mengambil keputusan investasi dan ekspansi usaha.

Sejalan dengan upaya memperkuat investasi dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, pemerintah disebut juga terus mendorong optimalisasi sektor-sektor strategis, khususnya minyak dan gas bumi (migas).

Purbaya menyebut pemerintah terus berupaya meningkatkan lifting migas nasional. Strategi yang ditempuh meliputi reaktivasi sumur tidak aktif, percepatan pengembangan cadangan, pemanfaatan teknologi maju, hingga penguatan pengawasan operasi untuk meningkatkan efisiensi operasi.

Pada saat yang sama, iklim investasi hulu migas terus diperbaiki melalui kepastian berusaha, pemberian inisiatif fiskal, dan penyederhanaan regulasi.

"Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan produksi migas nasional, sekaligus memperkuat ketahanan energi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi," ujar Purbaya.

(dhz/ins)