Bahlil Bakal Tambah Target Pasang Baru Listrik Jadi 500 Ribu Rumah

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 00:45 WIB
Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (3/1).
Menteri ESDM Bahlil targetkan 500 ribu rumah tangga dapat listrik baru pada 2027. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses kelistrikan masyarakat. (FOTO:CNN Indonesia/Sakti Darma Abhiyoso).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berencana meningkatkan target penerima program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) hingga 500 ribu rumah tangga pada tahun depan.

Rencana tersebut disampaikan Bahlil saat memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) Kementerian ESDM 2027 dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, Senin (31/8).

"BPBL serta konsultan pengawas untuk 250 ribu rumah tangga (kami siapkan anggaran) sebesar Rp593,18 miliar, tapi saya tadi baru habis kasih arahan untuk BPBL-nya dinaikkan menjadi 400 sampai 500 ribu rumah tangga," ujar Bahlil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bahlil, perluasan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik dapat segera menikmati layanan kelistrikan.

Bahlil juga meminta anggota Komisi XII DPR RI memberikan masukan mengenai daerah-daerah yang masih belum teraliri listrik untuk menjadi sasaran program.

"Saya mohon karena Bapak-bapak yang tahu paling tahu konstituen Bapak-bapak, ini kan kita mau bikin keadilan sosial, maka kita minta masukan kira-kira daerah-daerah mana yang belum ada listriknya kita pasangin semua agar rakyat punya hak untuk bisa diterangi," jelasnya.

[Gambas:Youtube]

Selain BPBL, pemerintah menyiapkan anggaran Rp9,67 triliun untuk pembangunan infrastruktur Listrik Desa (Lisdes) pada 2027-2028 di 1.250 lokasi. Alokasi dana ini juga termasuk untuk konsultan pengawas.

"Anggaran infrastruktur Lisdes untuk tahun anggaran 2027-2028 serta konsultan pengawas untuk 1.250 lokasi sebesar Rp9 triliun 672,91 miliar," pungkas Bahlil.

Pada 2027, total anggaran Kementerian ESDM ditetapkan sebesar Rp27,37 triliun. Rinciannya, 82 persen atau Rp22,51 triliun dialokasikan untuk program kerakyatan. Lalu, 5 persen atau Rp1,31 triliun digunakan untuk kegiatan publik nonfisik dan sisanya 12 persen untuk belanja operasional.

(ldy/ins)