Intip Booth Pertamina di IndoEBTKE ConEx 2026, Ada Kopi Geothermal
Booth Pertamina dalam gelaran IndoEBTKE ConEx 2026 tak hanya menyajikan informasi mengenai energi baru dan terbarukan (EBT). Pengunjung juga dapat menikmati kopi dari mitra binaan Pertamina hingga mengikuti sejumlah permainan bertema energi.
Corporate Secretary Pertamina New & Renewable Energy, Sri Nur Hidayati atau yang biasa dipanggil Noy mengatakan booth Pertamina mendapat antusiasme tinggi dari pengunjung. Beragam aktivitas disiapkan untuk menarik minat sekaligus memberikan edukasi mengenai energi terbarukan.
"Kalau untuk booth Pertamina hari ini alhamdulillah banget. Pengunjung sangat antusias. Karena di situ, di booth itu kita banyak sekali aktivitas-aktivitas untuk para pengunjung," kata Noy saat ditemui di sela IndoEBTKE ConEx 2026, Rabu (2/9).
Salah satu daya tarik utama booth tersebut adalah kopi Canaya, yang merupakan UMKM atau mitra binaan Pertamina Geothermal Energy (PGE).
Noy menjelaskan proses produksi kopi Canaya memanfaatkan panas bumi atau geothermal. Produk tersebut juga telah diekspor ke sejumlah negara dan saat ini digunakan sebagai salah satu sajian kopi di kafe Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Khususnya dari Pertamina Geothermal Energy. Jadi itu dalam proses pembuatannya menggunakan panas bumi atau geothermal. Jadi rasanya juga sangat enak," ujarnya.
Selain mencicipi kopi, pengunjung juga dapat mengikuti aktivitas yang mengajak mereka mengenali karakter berdasarkan pilihan sumber energi.
Dalam permainan tersebut, pengunjung diminta memilih sumber energi seperti bumi, air, hingga hidrogen. Hasil pilihan kemudian dikaitkan dengan karakter tertentu, seperti energizing atau powerful.
"Menentukan DNA Anda sesuai dengan produk-produk yang Anda pilih. Tapi itu berdasarkan dengan energi. Jadi misalnya sumber Anda itu memilih bumi, kemudian air, hidrogen dan sebagainya. Kemudian bisa menentukan apakah Anda itu seorang yang energizing atau seseorang yang powerful dan sebagainya," jelas Noy.
Booth Pertamina juga menyediakan permainan Kahoot yang menguji pengetahuan pengunjung mengenai energi terbarukan dan Pertamina. Menurut Noy, aktivitas tersebut mendapat banyak peminat.
"Jadi juga ada permainan-permainan kayak Kahoot tadi ya. Pengetahuan-pengetahuan tentang energi terbarukan. Kemudian juga sedikit tentang Pertamina. Dan peminatnya juga sangat banyak tadi ya," katanya.
Noy mengatakan berbagai aktivitas tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina menjadikan pameran bukan sekadar tempat memamerkan teknologi, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat.
"Karena ini kan sebenarnya kalau pameran ini tidak hanya kita memamerkan teknologi ya Mbak. Tapi juga kita tuh memberikan edukasi kepada masyarakat tentunya ya," tuturnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya energi terbarukan dan transisi energi, termasuk dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan.
"Dan juga ajakan untuk mulai memberikan pemahaman bahwa energi terbarukan itu sangat penting. Berkelanjutan itu sangat penting. Jadi transisi energi itu harus dipahami oleh masyarakat," pungkas Noy.
(lau/agt)