LAMPUNG FINANCIAL FESTIVAL

Direktur BRI Imbau Generasi Muda Bijak Kelola Uang di Era Digital

CNN Indonesia
Minggu, 06 Sep 2026 16:48 WIB
Direktur Finance & Strategy PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Achmad Royadi saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Direktur Finance and Strategy PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Achmad Royadi mengingatkan generasi muda agar lebih bijak mengelola keuangan di tengah kemudahan teknologi digital. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Finance and Strategy PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Achmad Royadi mengingatkan generasi muda agar lebih bijak mengelola keuangan di tengah kemudahan teknologi digital.

Menurutnya, berbagai layanan digital seperti paylater hingga kemudahan membeli tiket perjalanan dan konser dapat mendorong masyarakat lebih mudah membelanjakan uang untuk memenuhi keinginan.

"Sekarang gampang banget, tinggal klik, mau traveling, mau nonton konser tinggal klik, paylater bisa. Ini terkait memudahkan untuk spending. Jadi ini memang salah satu tantangan generasi muda dalam mengelola keuangan," ujar Achmad dalam Lampung Financial Festival di Novotel Bandar Lampung, Minggu (6/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Achmad mengatakan generasi muda perlu mulai membiasakan diri menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan dan investasi. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu dilakukan secara disiplin tanpa menunggu adanya sisa uang di akhir bulan.

Ia juga mendorong generasi muda menyiapkan dana pensiun serta mempertimbangkan produk keuangan lain seperti asuransi.

"Bahkan kalau perlu untuk membeli dana pensiun. Jadi harus imbangin antara kemudahan digital untuk menghabiskan uang sama kemudahan digital untuk investasi, tabungan, bahkan asuransi," tuturnya.

Achmad menekankan pentingnya mengalokasikan dana untuk tabungan dan investasi sejak awal menerima penghasilan. Dengan begitu, kebutuhan konsumsi dan gaya hidup baru dipenuhi dari dana yang memang telah dialokasikan.

"Prinsipnya itu harus bisa mengalokasikan. Jangan sampai uang yang diinvestasikan itu tunggu ada sisanya di akhir bulan. Jadi dari awal udah dialokasikan buat jaga-jaga, baru sisanya untuk konsumsi dan lifestyle," katanya.

(lau/isn)
placeholder