INDONESIA ECONOMIC FORUM 2026

PLN Pastikan Jaga Listrik Industri 24 Jam Demi Amankan Kualitas Ekspor

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 17:12 WIB
PT PLN memastikan pasokan listrik 24 jam untuk industri, mendukung produksi dan ekspor. PLN juga siapkan kapasitas tambahan 69 GW hingga 2034. (FOTO:Tangkapan layar Youtube CNN Indonesia).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik bagi sektor industri selama 24 jam untuk menjaga kelancaran produksi hingga kualitas produk ekspor Indonesia.

Direktur Retail dan Niaga PLN M Fahrur Rozy mengatakan kebutuhan listrik yang andal menjadi salah satu faktor penting bagi industri, khususnya sektor hilirisasi yang berorientasi ekspor.

Menurutnya, sejumlah industri seperti smelter nikel, tembaga, dan emas membutuhkan pasokan listrik secara kontinu karena proses produksinya berjalan selama 24 jam.

"Kontinuitas pemakaian listriknya dia butuh waktu 24 jam karena produk nikel ataupun yang tembaga ataupun emas, itu yang diperlukan kontinuitas listrik, makanya kita ada petugas tempur 24 jam yang memastikan bahwa keandalan listrik di industri-industri itu tetap beroperasi selama 24 jam penuh," ujar Fahrur dalam Indonesia Economic Forum 2026: The Future of Indonesia's Exports, Senin (7/9).

Lihat Juga :

Ia menjelaskan gangguan pada pasokan listrik dapat berdampak langsung terhadap proses produksi. Bahkan, gangguan tersebut berpotensi menyebabkan kegagalan produksi sehingga industri tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar ekspor maupun domestik.

"Karena sekali kita terganggu keandalannya, terganggu listriknya akan menyebabkan gagal produksi sehingga mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan untuk ekspor ataupun kebutuhan domestik," katanya.

Selain keandalan, Fahrur mengatakan PLN juga berupaya menjaga tarif listrik tetap kompetitif bahkan dibandingkan dengan negara-negara ASEAN untuk mendukung daya saing industri Indonesia.

Kebijakan tarif tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai lokasi investasi, khususnya bagi industri yang berorientasi ekspor.

"Tarifnya di kita saat ini paling kompetitif dibandingkan dengan tarif ASEAN. Itu berkat Pak Presiden, Pak Menteri ESDM menetapkan tarif supaya tarif Indonesia ini paling bersaing sehingga investasi masuk ke Indonesia," jelasnya.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik industri, PLN juga telah menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034.

Lihat Juga :

Fahrur mengatakan PLN merencanakan tambahan kapasitas pembangkit hingga 69 gigawatt (GW) sampai 2034.

Dari total tambahan kapasitas tersebut, sebanyak 42 GW akan berasal dari sumber energi terbarukan. Langkah itu menjadi bagian dari upaya PLN mendukung pertumbuhan industri sekaligus memastikan penyediaan listrik yang lebih berkelanjutan.

"Ini menunjukkan bahwa PLN juga memikirkan terkait sustainability-nya," tandas Fahrur.

(ldy/ins)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK