Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.640 per Dolar AS Sore Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.640 per dolar AS pada perdagangan Senin (7/9) sore. Mata uang Garuda menguat 2 poin atau 0,01 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Penguatan rupiah terjadi sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang kawasan Asia di zona hijau terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,02 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,02 persen, dolar Singapura naik 0,08 persen, dan yen Jepang menguat 0,93 persen.
Kemudian, won Korea Selatan naik 0,33 persen, peso Filipina terapresiasi 0,07 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen terhadap dolar AS.
Lihat Juga :ERUPSI ANAK KRAKATAU Penerbangan Internasional ke Soetta Dialihkan ke 5 Bandara Alternatif |
Senada, mayoritas mata uang utama negara maju juga menguat terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,14 persen, poundsterling Inggris menguat 0,15 persen, dolar Australia terapresiasi 0,28 persen, dolar Kanada naik 0,09 persen, dan franc Swiss menguat 0,09 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah menguat tipis terhadap dolar AS terjadi seiring dengan penguatan data Cadangan Devisa Agustus.
Meski begitu, Lukman menyampaikan kenaikan terbatas rupiah sejalan dengan investor yang masih menimbang eskalasi geopolitik di Timur Tengah serta mengantisipasi rentetan data ekonomi penting pada pekan ini.
"Rupiah ditutup menguat terbatas dengan investor menimbang eskalasi geopolitik di Timteng dan mengantisipasi serentetan data-data ekonomi penting pekan ini baik dari domestik yang di antaranya kepercayaan konsumen dan penjualan ritel maupun data inflasi AS," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (7/9).
(fln/ins)