Airlangga Umumkan Bantuan Beras 30 Kg Berlanjut hingga Desember

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 21:19 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 tumbuh di atas beberapa negara G20
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto umumkan bantuan beras 30 kg hingga Desember untuk antisipasi El Nino. Total 900 ribu ton beras disalurkan. (FOTO:CNN Indonesia/Endrapta Ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bantuan pangan beras sebanyak 30 kg dilanjutkan hingga Desember.

Ia menyampaikan langkah itu diambil sebagai kesiapan pemerintah dalam menghadapi fenomena El Nino.

"Terkait dengan program-program bantuan yang disiapkan untuk tahun ini, termasuk bantuan beras yang sampai dengan bulan September itu 30 kg, dan arahan Bapak Presiden itu untuk dilanjutkan di bulan selanjutnya yaitu Oktober, November, dan Desember," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terpisah, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah memutuskan merapel bantuan pangan bagi masyarakat penerima manfaat.

Zulhas mengatakan bantuan untuk desil 1 hingga desil 4 yang mencakup lebih dari 33 juta orang akan diberikan sekaligus sebanyak 30 kg, bukan 10 kg per bulan.

Bulog diminta menyalurkan bantuan tersebut sekaligus pada bulan ini agar pasokan beras yang masuk ke masyarakat dapat ikut memperbesar peredaran beras di pasar. Zulhas menyebut total beras yang disalurkan melalui skema tersebut mencapai sekitar 900 ribu ton hingga hampir 1 juta ton.

Kebijakan serupa juga disiapkan untuk komoditas jagung. Pemerintah meminta Bulog menyalurkan 150 ribu ton jagung melalui SPHP untuk membantu peternak usaha mikro, kecil, dan menengah yang menghadapi potensi penurunan produksi akibat musim kemarau.

Zulhas mengatakan pasokan jagung tersebut ditujukan untuk peternak menengah ke bawah, bukan untuk pabrik-pabrik besar. Langkah itu disiapkan untuk mengantisipasi kenaikan harga jagung ketika produksi turun selama musim paceklik.

[Gambas:Youtube]

(mnf/ins)