Bos LPS Anggito Bagikan Tiga Kunci Sukses untuk Anak Muda Lampung

LPS | CNN Indonesia
Selasa, 08 Sep 2026 16:20 WIB
LPS
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Pinjaman Simpanan Anggito Abimanyu berbagi pengalaman hidupnya dalam sesi Inspirational Talks pada acara Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Kota Bandar Lampung, Minggu (6/9). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu membagikan tiga pesan kunci kepada ribuan anak muda Lampung yang hadir dalam Lampung Financial Festival 2026.

Pesan tersebut disampaikan Anggito saat mengisi sesi Inspirational Talks pada hari kedua Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9).

Dalam sesi yang dipandu News Anchor CNBC Indonesia Shafinaz Nachiar itu, Anggito berbicara mengenai pentingnya ketangguhan, pengalaman, dan kerja keras untuk mencapai cita-cita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya berbagi pengalaman, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut juga menunjukkan sisi lain dirinya dengan memainkan alat musik flute.

Anggito mengiringi tiga lagu sepanjang sesi, yakni soundtrack film "JUMBO" berjudul "Selalu Ada di Nadimu", "Burung Camar" yang dipopulerkan Vina Panduwinata, serta soundtrack film "Laskar Pelangi" yang dipopulerkan band NIDJI.

Usai penampilan tersebut, Anggito menyampaikan pesan pertama kepada anak muda agar memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

"Pesan saya untuk anak-anakku sekalian kalau kamu ingin mencapai cita-cita yang tinggi, kamu harus punya ketangguhan menghadapi badai. Kamu harus bisa melindungi dan kata JUMBO lagunya usai kau takut pada keras dunia. Dunia itu akan keras. Maka hari ini kita tetap laksanakan (Lampung Financial Festival) meskipun kita menghadapi 'badai'. Jadi itu," kata Anggito.

Menurutnya, "badai" dalam kehidupan dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari tantangan hingga kepahitan yang harus dihadapi seseorang. Karena itu, anak muda perlu berani memperbanyak pengalaman yang bisa diraih.

"Kedua, kamu harus bisa belajar dari yang sudah menjalankan. Setiap jatuh meninggalkan luka tetapi juga membawa pelajaran yang berharga. Kamu jangan hanya mendengar dari orang yang sukses," ujar Anggito.

Pesan terakhir atau yang ketiga dari Anggito berkaitan dengan kerja keras. Dia menekankan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan merupakan hasil dari proses panjang dan usaha yang konsisten.

Anggito kemudian membagikan pengalamannya ketika bekerja sebagai pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Menurutnya, tuntutan pekerjaan saat itu membuatnya harus mencurahkan banyak waktu dan tenaga.

"Saya kemarin mendengar Pak CT (Chairman dan Founder CT Corp) mengatakan bahwa beliau itu dulu bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 2 pagi. Saya juga dulu begitu pas waktu jadi pejabat di Kemenkeu kita tidak pernah punya waktu karena kita harus bekerja keras. Hasil mengikuti kerja keras dan itu akan akan membawa kamu bahagia. Bahagia tak harus menjadi sempurna," kata Anggito.

(inh)