Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Rabu (9/9).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek, meski potensi koreksi tetap perlu diwaspadai.
"Posisi IHSG diperkirakan berada di akhir wave v dari wave (c), dengan area penguatan di 6.736-6.812. Namun, waspadai potensi koreksi terdekat ke rentang 6.668-6.683," ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.610, 6.561 dan resistance 6.705, 6.755 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ESSA, PGAS, SSIA, dan WIFI.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham masih bergerak konsolidatif, dengan pasar menunggu arah pergerakan berikutnya di tengah potensi lanjutan tren naik maupun koreksi.
"Indikasi bearish divergence pada MACD masih menjadi perhatian karena membuka peluang terjadinya pembalikan tren, termasuk koreksi untuk menguji garis SMA-20," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.569, 6.496, 6.376, dan 6.230 dan resistance 6.835, 6.916, dan 7.071 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, EMTK, ICBP, dan PGAS.
IHSG ditutup di level 6.686 pada perdagangan Selasa (8/9) sore. Indeks saham menguat 66,76 poin atau naik 1,01 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp15,66 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 37,47 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 363 saham menguat, 244 saham terkoreksi, dan 185 saham stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.