Beasiswa PNM Sambungkan Mimpi Pendidikan Anak Nasabah Mekaar

PNM | CNN Indonesia
Jumat, 11 Sep 2026 16:44 WIB
Penerima beasiswa PNM, Wafa' Shabrina Berlianti, bersama ibunya yang menjadi nasabah PNM Mekaar, Ismiatin Aningsih. (Foto: Arsip PNM)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyalurkan beasiswa pendidikan kepada anak nasabah program Bina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) sebagai bentuk komitmen pemberdayaan keluarga. Program beasiswa tersebut menjadi jembatan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Salah satu penerima beasiswa tersebut adalah Wafa' Shabrina Berlianti, putri dari nasabah PNM Mekaar bernama Ismiatin Aningsih. Ismiatin merupakan seorang ibu yang mengelola usaha katering setelah sebelumnya sempat mengalami kegagalan pada bisnis ayam broiler.

Pada 2024, dia bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar dan memperoleh pembiayaan sekaligus pendampingan usaha. Ia kemudian merintis usaha katering dengan plafon awal Rp2.000.000 yang terus meningkat seiring perkembangan usahanya.

"Saya hanya seorang ibu dengan usaha kecil, tapi PNM membuktikan bahwa anak kami juga berhak bermimpi besar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9).

Selama proses tersebut, Wafa' kerap ikut serta dalam kegiatan pertemuan kelompok mingguan yang diikuti ibunya bersama sesama nasabah PNM Mekaar. Wafa' menyebut hal itu menjadi salah satu hal yang memotivasinya dalam menjalani pendidikan.

Di sekolah, ia tercatat memiliki sejumlah prestasi, di antaranya tampil dalam Drama Kolosal Tulungagung dan meraih gelar juara Palang Merah Remaja tingkat nasional. Ia juga aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi.

Saat ini, Wafa' tengah mengikuti semifinal Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

"Terima kasih PNM, telah menjadi sayap bagi mimpi-mimpi saya untuk terbang lebih tinggi dan membahagiakan ibu," ucap dia.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih Wafa'. Ia menyebut program pemberdayaan yang dijalankan PNM tidak hanya berdampak pada usaha nasabah, tetapi juga berkomitmen memberi ruang tumbuh, baik bagi usaha nasabah maupun masa depan pendidikan anak-anak mereka.

"Setiap usaha kecil yang kami dampingi menyimpan mimpi yang jauh lebih besar dari sekadar angka pembiayaan. Wafa' adalah bukti bahwa ketika seorang ibu diberi kesempatan untuk bangkit, ia tidak hanya menghidupi usahanya, tetapi juga membuka jalan bagi masa depan anaknya," paparnya.

Kindaris menekankan bahwa prinsip tersebut terus dijaga oleh PNM sehingga pemberdayaan tidak berhenti pada satu generasi. Bagi PNM, beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan, bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga dan pendidikan anak nasabah dapat berjalan beriringan.

(rir)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK