Respons Rosan usai Suahasil Jadi Menkeu: Bawa Angin Positif
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia Rosan Roeslani merespons penunjukan Suahasil Nazara sebagai menteri keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Ia menilai pengalaman Suahasil di bidang kebijakan fiskal dapat membawa dampak positif bagi perekonomian.
Rosan mengatakan dirinya telah mengenal Suahasil cukup lama dan menilai mantan wakil menteri keuangan itu memiliki rekam jejak serta pemahaman yang baik mengenai kebijakan fiskal.
"Tentunya kan Pak Suahasil sebagai menteri keuangan baru, saya meyakini akan memberikan dampak yang sangat positif. Karena beliau juga mempunyai track record, pemahaman yang sangat baik, dan saya mengenal beliau juga sudah cukup lama," ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (14/9).
Menurut Rosan, penunjukan Suahasil sebagai bendahara negara diharapkan turut memberikan dampak terhadap arah perekonomian Indonesia, terutama dari sisi fiskal.
"Dan saya meyakini ini akan membawa angin yang positif untuk perekonomian kita ke depannya ya, terutama di bidang fiskal," ujarnya.
Suahasil dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai menkeu pada Senin (14/9). Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 97p Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.
Sebelum menjadi menkeu, Suahasil menjabat sebagai wakil menteri keuangan sejak Oktober 2019, saat Sri Mulyani Indrawati menjadi menteri keuangan pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia kembali menduduki posisi tersebut pada pemerintahan Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sejak Oktober 2024.
Suahasil juga memiliki pengalaman di bidang kebijakan fiskal. Ia pernah menjadi Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) pada Februari 2015 sebelum kemudian dipercaya sebagai kepala BKF secara definitif pada Oktober 2016.
Sebelum masuk Kementerian Keuangan, Suahasil merupakan akademisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Ia memulai karier sebagai dosen pada 1999 dan meraih gelar Guru Besar Ilmu Ekonomi pada 2009.
Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi di lingkungan akademik, termasuk Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi FEB UI pada 2004-2005, Kepala Lembaga Demografi FEB UI pada 2005-2008, serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI pada 2009-2013.
Pengalaman Suahasil dalam kebijakan publik juga dimulai sebelum bergabung dengan Kementerian Keuangan.
Ia pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009-2011, Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) pada 2009-2015, Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada 2010-2015, serta anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013-2014.
Suahasil merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia pada 1994. Ia kemudian meraih gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat, pada 1997 dan gelar doktor ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.
(del/sfr)