IHSG Diramal Masih Lesu Hari Ini

CNN Indonesia
Selasa, 15 Sep 2026 06:15 WIB
Pekerja membersihkan lantai dengan latar belakang layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). IHSG dibuka melemah 156,25 poin atau 2,14 persen ke posisi 7.130,62 usai cuti
IHSG masih berisiko lanjut melemah dalam jangka pendek hari ini (15/9), dengan skenario terburuk menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut. (Foto: ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (15/9).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berisiko melanjutkan koreksi dalam jangka pendek, dengan skenario terburuk menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut.

"Dalam skenario terburuk, IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam, sehingga masih rawan menguji kembali area 6.290-6.370," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.279, 6.201 dan resistance 6.585, 6.633 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni MEDC, RAJA, SSMS, dan AVIA.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berisiko melanjutkan tren penurunan setelah gagal bertahan di atas garis SMA-20 pada perdagangan kemarin. Namun, peluang rebound tetap terbuka jika indeks mampu bertahan di atas area support.

"Penurunan IHSG berpotensi menguji support klaster Fibonacci di 6.290 sekaligus garis SMA-60. Rebound berpeluang terjadi jika penutupan harian IHSG masih berada di atas kedua support tersebut," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.370, 6.290, dan 6.179 dan resistance 6.752, 6.835, 6.916, dan 7.071 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, DEWA, dan ICBP.

IHSG ditutup di level 6.534 pada perdagangan Senin (14/9) sore. Indeks saham melemah 6,68 poin atau turun 0,1 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp17,91 triliun dengan volume perdagangan sekitar 34,9 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,11 juta kali.

Pada penutupan kemarin, 429 saham terkoreksi, 219 menguat, dan 141 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

[Gambas:Video CNN]

(del/pta)