Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan pemerintah akan terus melanjutkan upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di Indonesia.
Hal itu ia sampaikan setelah dirinya resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Suahasil meminta Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Djaka Budhi Utama untuk terus menggempur penanganan rokok ilegal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal rokok ilegal, saya yakin Pak Djaka ada ya? Tadi Pak Djaka ada pakai baju putih. Pak Djaka, gempur terus?" ujar Suahasil di kantor Kementerian Keuangan, Senin (14/9).
Djaka yang ditanya langsung oleh Suahasil menyatakan siap melanjutkan upaya pemberantasan rokok ilegal.
"Siap, Pak!" jawab Djaka.
Menurutnya, kinerja DJBC dalam melakukan penindakan terhadap berbagai aktivitas ilegal semakin kuat. Oleh karena itu, ia memastikan upaya tersebut akan terus dilanjutkan.
"Pak Jaka telah bekerja dengan teman-teman Direktorat Jenderal Bea Cukai. Sepemantauan saya, penangkapan kegiatan-kegiatan ilegalnya itu menjadi lebih kuat dan akan kita lanjutkan terus," ujar Suahasil.
Suahasil menyampaikan pemberantasan aktivitas ilegal tidak hanya berfokus pada peredaran rokok ilegal. Pemerintah juga akan menindak berbagai bentuk kegiatan ilegal lainnya.
"Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," tuturnya.
(sfr/sfr)