KAI Ungkap Penyebab HP Terbakar di KRL Stasiun Rawa Buntu

CNN Indonesia
Kamis, 17 Sep 2026 14:22 WIB
Penumpang Commuter Line yang biasa naik dan turun di Stasiun Karet harus menyesuaikan perjalanan mulai Selasa (1/9/2026). Layanan naik dan turun penumpang di stasiun tersebut akan dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City.
KAI Commuter menjelaskan penyebab HP terbakar di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang. Penumpang diminta waspada terhadap perangkat elektronik saat bepergian. (FOTO:CNNIndonesia/Adi ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --

KAI Commuter mengungkap penyebab HP yang terbakar di KRL relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada Kamis (17/9) pagi ini.

Kejadian tersebut terjadi pada pukul 06.49 WIB saat Commuter Line 1641 sedang berada di Stasiun Rawa Buntu, tepatnya di Kereta Khusus Wanita bagian depan rangkaian.

Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan petugas keamanan yang sedang berdinas di peron melihat adanya tas penumpang yang mengeluarkan asap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengguna tersebut kemudian melemparkan tas tersebut ke area peron. Setelah diamankan petugas sesuai prosedur, ditemukan dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalam tas milik pengguna Commuter Line tersebut.

"Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap," ujar Leza dalam keterangan tertulis.

Selain itu, kata dia, petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta.

[Gambas:Youtube]

Petugas pun berkoordinasi dengan Kepala Stasiun untuk meminta keterangan dari pengguna yang tasnya teridentifikasi mengeluarkan asap dari telpon genggamnya itu.

Berdasarkan keterangan yang didapat, ternyata salah satu perangkat ponselnya sedang digunakan sebagai hotspot. Kedua perangkat itu berada di dalam tas tersebut.

Atas kejadian ini, Commuter Line No.1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar 7 menit.

Setelah dipastikan kondisi rangkaian aman, perjalanan Commuter Line No. 1641 kembali melanjutkan perjalanannya.

Leza mengingatkan kepada seluruh pengguna untuk selalu memperhatikan kondisi ponsel atau perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.

Perangkat yang mengalami panas berlebih, memungkinkan akan mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal, diminta agar segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas.

"Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama," ujar Leza.

(dhz/ins)