Daftar Saham Haji Isam usai Borong Bayan Resources (BYAN)
Aksi korporasi caplok PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menambah daftar saham milik Haji Isam atau Andi Syamsuddin Arsyad. Melalui PT Jhonlin Baratama, pengusaha asal Kalimantan Selatan itu resmi memborong 10 miliar saham perusahaan tambang milik taipan Low Tuck Kwong.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Manajemen Bayan menjelaskan aksi korporasi pengalihan saham pengendali itu dilakukan lewat Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement) pada Rabu (16/9).
Penandatangan dilakukan oleh pendiri perusahaan Low Tuck Kwong (Dato' Dr. Low Tuck Kwong) bersama anaknya Elaine Low yang meliputi rencana pengalihan sebanyak 10.000.000.500 saham biasa Bayan. Angka tersebut setara 30 persen dari total saham BYAN.
"Berdasarkan surat-surat pemberitahuan yang kami terima, Bapak Low Tuck Kwong (Dato' Dr. Low Tuck Kwong) dan Ibu Elaine Low telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada 16 September 2026 dengan PT Jhonlin Baratama (Pembeli) terkait rencana pengalihan 10.000.000.500 (sepuluh miliar lima ratus) saham biasa Perseroan dan penyelesaian transaksi tunduk pada pemenuhan beberapa kondisi-kondisi pendahuluan," tulis Manajemen Bayan dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (17/9).
Jhonlin Baratama merupakan perusahaan kontraktor dan penyedia jasa pertambangan batu bara milik Haji Isam dan berdiri sejak 2003. Perusahaan ini sekaligus pilar utama dan cikal bakal terbentuknya gurita bisnis Jhonlin Group.
Meskipun masuk gurita bisnis, tak banyak bisnis Jhonlin Group yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari beberapa ekspansi bisnis, terpantau baru PT Jhonlin Agro Raya (JARR) yang resmi melantai di bursa saham RI.
Selain anak usaha Jhonlin Group, Haji Isam juga menguasai beberapa saham di pasar modal RI. Berikut merupakan daftar saham milik Haji Isam di Bursa Efek Indonesia (BEI):
1. PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)
Perusahaan ini bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan pengolahan biodiesel, resmi melantai di BEI sejak 2022. Jhonlin Group menguasai 84,64 persen saham JARR sekaligus menjadi pengendali utama per Agustus 2026.
2. Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
Perusahaan ini bergerak di sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di Kalimantan Timur. Kepemilikan Haji Isam di saham Pradiksi Gunatama bersifat tidak langsung, yakni melalui keluarganya melalui entitas PT Araya Agro Lestari dan PT Citra Agro Raya.
Adapun total kepemilikan saham gabungan dari kedua entitas tersebut melebihi 85 persen. Rinciannya, Araya Agro Lestari menguasai 38,44 persen saham dan Citra Agro Raya 38,25 persen dari total saham PGUN per Agustus 2026.
3. PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK)
Haji Isam menguasai kepemilikan langsung saham PACK sebanyak 21,12 persen per September 2026. Adapun posisnya saat ini adalah pemegang saham minoritas signifikan dan bukan pengendali.
4. PT Dana Brata Luhut Tbk (TEBE)
Daftar saham Haji Isam lainnya berasal dari entitas holding PT Dua Samudera Perkasa, yang merupakan salah satu induk gurita bisnisnya. Ia kerap melakukan aksi korporasi dan kepemilikan saham melalui Dua Samudera Perkasa.
Adapun porsi kepemilikan Haji Isam di saham TEBE mencapai 76,91 per September 2026, dengan posisi sebagai pengendali utama.
5. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
Teranyar adalah kabar Haji Isam yang memborong 30 persen saham Bayan Resources atau setara 10 miliar lebih lembar saham.
Saham perusahaan tambang batu bara ini tercatat dibeli melalui aksi korporasi pengalihan saham oleh PT Jhonlin Baratama.
(ins)