Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan perusahaan pelat merah tengah menyiapkan 400 calon pemimpin masa depan melalui Presidential Future Leader Program (PFLP).
Wakil BP BUMN Tedi Bharata mengungkapkan 400 peserta tersebut merupakan hasil seleksi dari sekitar 10 ribu anak muda. Peserta berasal dari lingkungan BUMN maupun lulusan sejumlah universitas.
"Kita kumpulkan 10 ribu anak-anak muda, baik yang ada di BUMN yang baru menerus karir maupun yang baru jebolan universitas. Kita kumpulkan 10.000. Syaratnya IQ-nya diatas 120. Kita tes dengan rangkaian tes dan sekarang kita dapat sekitar 400," ujar Teddy di ANTARA Business Forum 2026, Rabu (23/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tedi mengatakan program tersebut dicanangkan untuk mempersiapkan peserta menjadi pemimpin masa depan. Menurutnya, peserta tidak hanya perlu memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga karakter yang baik.
Lihat Juga : |
Program PFLP berlangsung selama sembilan bulan. Termasuk dalam tiga bulan peserta bekerja sama dengan TNI untuk mendapatkan pelatihan yang bertujuan membentuk karakter dan kedisiplinan.
Selain itu, peserta juga mengikuti tahap pelatihan di Danantara Corporate University untuk mengembangkan kompetensi bisnis.
"Mereka sedang dididik untuk memiliki kompetensi bisnis yang baik," ujarnya.
Tedi mengatakan pengembangan SDM juga dilakukan pada berbagai jenjang di BUMN, termasuk jajaran direksi. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan seiring dengan agenda streamlining BUMN pada tahun ini.
"Tahun ini kita lagi streamlining. Tahun depan ini harus diisi dengan orang-orang yang bagus. Baik di level di bawah, di tengah, di atas juga bagus," katanya.
Menurut Tedi, kondisi tersebut membuat calon pemimpin perlu memiliki kemampuan intelektual sekaligus karakter yang baik agar dapat mengambil keputusan secara tepat.
(lil/sfr)