Rupiah Berotot ke Level Rp17.934 Pagi Ini
Nilai tukar rupiah dibuka berada di posisi Rp17.934 per dolar AS pada Rabu (30/9). Mata uang Garuda menguat 47 poin atau naik 0,26 persen dari perdagangan sebelumnya.
Senada, mata uang di kawasan Asia terpantau dominan menguat. Tercatat, baht Thailand menguat 0,06 persen, ringgit Malaysia naik 0,12 persen, yuan China plus 0,04 persen, yen Jepang plus 0,34 persen, dan dolar Hong Kong naik 0,01 persen.
Di sisi lain, won Korea Selatan melemah 0,42 persen, peso Filipina minus 0,08 persen, sedangkan yuan China dan rupee India stagnan di posisi sebelumnya.
Sementara itu, mayoritas mata uang negara pun bergerak di zona merah. Poundsterling Inggris melemah 0,01 persen, dolar Australia minus 0,24 persen, euro Eropa minus 0,06 persen, dan dolar Kanada minus 0,05 persen. Sedangkan franc Swiss terpantau stagnan di posisi sebelumnya.
Analis pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS oleh menurunnya harga minyak dunia usai pulihnya sebagian pasokan dari pipa minyak Arab Saudi.
"Namun penguatan akan terbatas mengingat dolar AS dan imbal hasil yang masih relatif tinggi. Investor juga umumnya masih waspada mengantisipasi rilis data-data ekonomi penting beberapa hari ke depan," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (30/9).
Berdasarkan sentimen di atas, ia pun memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.900 sampai Rp18.050 per dolar AS pada hari ini.