Profil Dua Wamenkeu Baru: Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 15:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto melantik dua wamenku baru, yaitu Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10). (ANTARA FOTO/ERLANGGA BREGAS PRAKOSO).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto melantik dua wakil menteri (wamen) keuangan baru, yaitu Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode Tahun 2024-2029.

Kedua wamen yang baru itu menjadi dua dari sejumlah tokoh yang dilantik pada siang ini. Mereka mengucapkan sumpah jabatan dengan mengikuti ucapan yang didiktekan Prabowo saat proses pelantikan.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ujar Prabowo.

Dengan bertambahnya dua nama tersebut, wamen keuangan menjadi tiga. Saat ini, Juda Agung masih menjabat sebagai wamenkeu.

Profil Luky Alfirman

Luky Alfirman sebelumnya merupakan Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu. Namun, ia dicopot oleh eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pada April 2026.

Luky memulai pengabdiannya di Kemenkeu pada 1995. Ia sempat menduduki sejumlah jabatan strategis di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yakni Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Kepala Subdirektorat Manajemen Transformasi dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kebayoran Lama.

Pada 2011, Luky ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas Kepala Pusat Kebijakan APBN, sebelum akhirnya menjadi Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro di Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

Kemudian, pada 2015, Ia diangkat sebagai Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan di Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan pada 2015. Lalu, pada 2017, diangkat sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara dan pada tahun yang sama juga dipilih menjadi Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

Karier Luky terus berkembang dengan menjadi Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan pada 2022 hingga akhirnya dilantik sebagai Direktur Jenderal Anggaran pada 23 Mei 2025.

Luky juga sempat menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner ex-officio di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Mengutip Kemenkeu dan LPS, Luky lahir di Bandung pada 27 Maret 1970. Ia merupakan lulusan Sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1994.

Kemudian, Ia melanjutkan pendidikan di University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat (AS) dengan gelar Master of Arts in Economics pada 2000 dan Ph.D in Economics pada 2004.

Profil Nurkholisoh Ibnu Aman

Nurkholisoh Ibnu Aman merupakan ekonom dan peneliti di Bank Indonesia. Mengutip akun LinkedIn pribadinya, ia merupakan Senior Researcher di Bank Indonesia sejak November 2024 hingga saat ini.

Sebelumnya, Nurkholisoh juga berkarier di bank sentral sebagai Senior Economist pada 2006-2019.

Sebelum bergabung kembali dengan BI pada 2024 sebagai Senior Researcher, ia menempuh pendidikan Doctoral Researcher di University of Edinburgh Business School pada 2020-2024.

Ia juga pernah bekerja sebagai Senior Associate di Ernst & Young (EY) pada 2004-2005.

Nurkholisoh menempuh pendidikan Sarjana Teknik Industri Institut Teknik Bandung (ITB) pada tahun 1997-2002.

Kemudian, ia melanjutkan pendidikan Magister di Chalmers University of Technology pada tahun 2002-2004.

Lalu, ia mendapatkan gelar M.B.A Finance and Economics di University of Chicago Booth pada tahun 2010-2012 serta gelar Ph.D. Finance di University of Edinburgh Business School pada tahun 2020-2025.

(fln/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK