Sertijab Menperin, Sarmuji Resmi Gantikan Agus Gumiwang

CNN Indonesia
Jumat, 02 Okt 2026 11:29 WIB
Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian baru, menggantikan Agus Gumiwang. Ia berkomitmen melanjutkan program dan memperkuat sektor industri. (FOTO:CNN Indonesia/Dela Naufalia Fitriyani).
Jakarta, CNN Indonesia --

Muhammad Sarmuji resmi menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai menteri perindustrian (menperin). Serah terima jabatan (sertijab) dilakukan setelah Sarmuji dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai menperin baru pada Kamis (1/10).

Dalam sertijab tersebut, Sarmuji menyampaikan akan melanjutkan pekerjaan yang telah dirintis Agus selama menjabat menperin. Ia juga meminta jajaran Kemenperin bekerja bersama untuk memperkuat sektor industri sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

"Alhamdulillah pada hari ini kita bisa melakukan serah terima jabatan dari Menteri Senior Pak Agus Gumiwang Kartasasmita ke saya. Mudah-mudahan dengan kedekatan kami transisi ini berjalan mulus, ada bagi pengalaman, dan saya tetap berharap ada masukan, saran, nasehat dari Menteri Senior Pak Agus Gumiwang Kartasasmita," ujar Sarmuji dalam sertijab di Kemenperin, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

Sarmuji menyebut Agus sebagai seniornya di Partai Golkar sekaligus pendahulunya sebagai menperin. Ia berharap pengalaman Agus dapat menjadi masukan selama menjalankan tugas di Kemenperin.

Sarmuji mengatakan sektor industri memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat dan jajaran Kemenperin bekerja bersama untuk mencapai tujuan pembangunan melalui sektor perindustrian.

Ia juga menyatakan akan meneruskan sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan Agus. Menurutnya, dasar-dasar yang telah diletakkan oleh Agus selama memimpin Kemenperin akan diperkuat dan dilanjutkan.

"Apa yang sudah dirintis oleh Pak Agus Gumiwang sebagai menteri, tentu harus kita lanjutkan. Kita akan teruskan apa-apa yang sudah dicapai oleh Bang Agus Gumiwang Kartasasmita. Yang sudah diletakkan akan kita perkuat kembali," kata Sarmuji.

Selain melanjutkan pekerjaan sebelumnya, Sarmuji meminta jajaran Kemenperin melihat peluang pengembangan sektor industri dan membangun target yang lebih besar. Ia mengatakan pembahasan mengenai langkah, pihak yang perlu ditemui, hingga kolaborasi akan ditentukan setelahnya.

"Kita harus membaca setiap peluang untuk meningkatkan sektor industri ini menjadi tumpuan bagi pembangunan kita. Jangan berpikir kendalanya terlebih dahulu, mari kita berpikir opportunity-nya terlebih dahulu," ujarnya.

Sarmuji juga meminta jajaran Kemenperin tidak sungkan memberikan masukan dan mengingatkannya jika terdapat kebijakan atau hal yang perlu diperbaiki. Ia meminta agar tidak ada perlakuan atau pelayanan berlebihan kepadanya selama menjabat Menperin karena dinilai dapat menciptakan sekat dalam komunikasi internal.

"Jangan memberi penghormatan berlebih kepada saya, jangan memberikan pelayanan berlebih kepada saya. Nanti penghormatan yang berlebih, pelayanan yang berlebih itu akan menciptakan sekat-sekat bagi kita semua," kata Sarmuji.

Sarmuji resmi dilantik sebagai menperin oleh Prabowo di Istana Kepresidenan, Kamis (1/10), menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Dalam pelantikan, Sarmuji mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo. Sebelum menjadi menperin, Sarmuji dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

Ia sebelumnya pernah bekerja sebagai Staf Ahli DPR sebelum menjadi anggota DPR selama tiga periode sejak 2014. Selama menjadi legislator, Sarmuji pernah duduk di Komisi VI yang membidangi antara lain investasi, perdagangan, perindustrian, BUMN, dan koperasi. Ia juga pernah berada di Komisi IX hingga Badan Anggaran.

Pada periode 2024-2029, Sarmuji kembali menjadi anggota Komisi VI DPR yang menangani bidang perdagangan, pengawasan persaingan usaha, dan BUMN.

(del/ins)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK