Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.917 per dolar AS pada perdagangan Senin (5/10) sore. Mata uang Garuda melemah 35 poin atau 0,20 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi terhadap dolar AS. Sejumlah mata uang kawasan yang menguat antara lain yuan China 0,02 persen, yen Jepang 0,05 persen, dolar Hong Kong 0,01 persen.
Sementara itu, mata uang yang melemah antara lain peso Filipina 0,14 persen, ringgit Malaysia 0,09 persen, dolar Singapura 0,14 persen, dan won Korea Selatan 0,023 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kelompok mata uang utama negara maju, euro Eropa melemah 0,46 persen, poundsterling Inggris turun 0,05 persen, dan franc Swiss melemah 0,05 persen. Sebaliknya, dolar Australia menguat 0,10 persen dan dolar Kanada naik 0,01 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah terjadi seiring penguatan dolar AS.
"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS, tertekan oleh kenaikan indeks dolar AS ke level tertinggi dalam 18 bulan yang didukung oleh pelemahan euro akibat kekhawatiran fiskal pemerintah Eropa serta kenaikan harga minyak dunia," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (5/10).
(lau/ins)