KNEKS Gandeng Pelbagai Kampus Perkuat Talenta Ekonomi Syariah

TIM | CNN Indonesia
Kamis, 08 Okt 2026 22:30 WIB
Foto matahari terbit yang tertutup kabut asap dengan latar depan kubah masjid di Padang, Sumatera Barat, Rabu (2/9). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar menyatakan kualitas udara masih dalam kategori sedang, tapi masyarakat tetap dimint
KNEKS mendorong penguatan talent branding lulusan ekonomi dan keuangan syariah agar lebih dikenal oleh industri. (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) memperkuat kolaborasi dengan Asosiasi Fakultas Ekonomi Bisnis Indonesia (AFEBI) dan Asosiasi Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (AFEBIS) dalam pengembangan talenta ekonomi dan keuangan syariah.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam rapat Program Pengembangan Talenta Ekonomi dan Keuangan Syariah Terintegrasi di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (6/10).

"Program tersebut diarahkan untuk menyelaraskan pengembangan talenta ekonomi dan keuangan syariah, tidak hanya dari sisi kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan, pengalaman praktis, kepemimpinan, dan kemampuan berkolaborasi," demikian rilis KNEKS pada Kamis, (8/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua AFEBI sekaligus Dekan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), Prof. Dr. Aurik Gustomo mengatakan perguruan tinggi perlu terus memperkuat kontribusinya melalui riset dan kolaborasi.

Di sisi lain, KNEKS juga mendorong penguatan talent branding lulusan ekonomi dan keuangan syariah agar lebih dikenal oleh industri.

Sejumlah kajian KNEKS bersama berbagai asosiasi, termasuk Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), menunjukkan perlunya meningkatkan pemahaman industri terhadap kompetensi dan profil lulusan ekonomi syariah.

"Karena itu, diperlukan sinergi perguruan tinggi, praktisi, asosiasi, kementerian/lembaga, dan industri untuk memetakan kebutuhan sumber daya manusia serta memperjelas kompetensi lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja," tegasnya.

(asa)
placeholder