Indonesia memiliki potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang cukup besar.
Mengutip data Kementerian ESDM, potensi EBT Indonesia mencapai 3.687 gigawatt (GW).
Potensi berasal dari energi surya 3.294 GW, tenaga air 95 GW, angin 155 GW, energi laut 63 GW, bioenergi 57 GW dan panas bumi 24 GW.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat besarnya potensi itu, pemerintah bertekad mempercepat pengembangan EBT. Percepatan dilakukan demi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Pemerintah menargetkan porsi bauran EBT sebesar 18 persen hingga 21 persen pada 2026.
Namun untuk melaksanakan tekad itu ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Nah, seperti apa hambatannya. Apa juga pemicu hambatan pengembangan EBT di Indonesia.
CNNIndonesia.com akan membahasnya secara lengkap dalam Podcast Money Honey bertajuk "METI, MASKEEI, Potensi-Tantangan Pengembangan Energi Baru Terbarukan RI".
Podcast akan menghadirkan Ketua Bidang 5 Pengembangan UMKM dan Koperasi Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Ichsan dan Ketua Umum Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI) Andhika Prastawa.
Podcast akan dipandu langsung oleh anchor CNN Indonesia TV Rully Kurniawan.
Rencananya podcast akan tayang di YouTube CNN Indonesia dan live streaming CNNIndonesia pada Jumat (9/10) pukul 19.00 WIB.
Jangan lupa saksikan yaaaa!!!
(agt)