BGN Tegaskan Anak-anak Panti Asuhan Tetap Dapat MBG di Sekolah

CNN Indonesia
Sabtu, 10 Okt 2026 15:25 WIB
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan anak-anak panti asuhan tetap menjadi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ilustrasi. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan anak-anak panti asuhan tetap menjadi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). CNN Indonesia/ Farid
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan anak-anak panti asuhan tetap menjadi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BGN Sudaryono melalui kolom komentar di unggahan video akun Instagram @syamsulaco. Hingga Sabtu (10/10) pukul 14:55 WIB, video tersebut telah ditonton 1,4 juta kali dan mendungdang lebih dari 3.000 komentar.

Dalam video tersebut, narasi yang disampaikan menyebut anak-anak panti asuhan tidak mendapatkan MBG karena tidak memiliki orang tua yang dapat menjadi suara dalam pemilihan umum (pemilu).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala BGN Sudaryono menjelaskan penyaluran MBG bagi anak-anak panti asuhan yang bersekolah dilakukan melalui sekolah tempat mereka menempuh pendidikan dengan mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku.

"Diberikan MBG di tempat mereka bersekolah. Ada mekanisme dan regulasinya. Mohon dukungan selalu," tulis Sudaryono dalam kolom komentar tersebut.

Sementara itu, penyaluran MBG bagi balita dilakukan melalui posyandu sebagai salah satu saluran distribusi program.

"Untuk balita juga disalurkan melalui channel-channel MBG yaitu posyandu, yang juga merupakan salah satu saluran distribusi program," ujar Sudaryono.

Dalam siaran pers BGN, Sudaryono kembali menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme penyaluran MBG.

Jalur distribusi melalui sekolah dan posyandu menjadi aspek yang dinilai perlu dipahami masyarakat dalam melihat cakupan penerima manfaat program tersebut.

(dhz/mik)
placeholder