Direktur Pembangkitan PLN Pantau Keandalan Listrik MotoGP Mandalika
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menjaga keandalan pasokan listrik selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026 secara langsung oleh Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo pada Minggu (11/10),
Saat itu, Rizal mengecek kesiapan infrastruktur kelistrikan dan kesiapsiagaan seluruh personel di kawasan sirkuit serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Rizal mengatakan, persiapan kelistrikan telah dilakukan secara berkala dan kini memasuki tahap krusial menjelang balapan utama MotoGP Mandalika 2026. Sebagai puncak rangkaian event, tahap ini membutuhkan kesiapan optimal.
Untuk itu, PLN siap menjaga keandalan sistem pembangkitan dan kontinuitas pasokan listrik infrastruktur pendukung selama gelaran berlangsung.
"MotoGP Mandalika merupakan ajang internasional yang membawa nama baik Indonesia di mata dunia. PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar melalui dukungan pasokan listrik yang andal. Kami ingin memastikan langsung bahwa infrastruktur kelistrikan dan personel siaga dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan terbaik," ujar Rizal.
Saat ini, daya mampu pasok pembangkit sistem Lombok untuk menopang kebutuhan listrik masyarakat sekaligus mendukung operasional berbagai fasilitas, termasuk gelaran MotoGP 2026 di Mandalika mencapai 436 megawatt (MW), dengan beban puncak sebesar 324 MW.
Dengan kondisi itu, tersedia cadangan daya sebesar 112 MW selama gelaran internasional berlangsung.
Untuk pengamanan sistem kelistrikan berlapis, PLN menyediakan genset standby di lokasi sirkuit Mandalika berkapasitas total 4.150 kilovolt ampere (kVA).
Sementara beban puncak listrik di kawasan tersebut selama sesi kualifikasi dan sprint race pada Sabtu (10/10) tercatat mencapai 2.930 kVA, meningkat dibandingkan periode yang sama pada penyelenggaraan tahun sebelumnya sebesar 2.815 kVA. Sehingga, ketersediaan pasokan daya aman.
Adapun Control Room Kelistrikan menunjukkan kondisi aman untuk pembangkit dan pasokan listrik di kawasan sirkuit selama sesi kualifikasi dan sprint race.
Rizal menjelaskan, kecukupan daya dan kesiapan operasional menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
"Kami pantau kondisi pembangkit aman, pasokan daya cukup, dan kelistrikan di Sirkuit Mandalika normal. Sesi kualifikasi dan sprint race hari ini (Sabtu) pun bisa berjalan normal," katanya.
Guna memperkuat keandalan pasokan, PLN menyiagakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 13 Unit Gardu Bergerak (UGB), serta genset dengan total kapasitas 4 MW. PLN juga menyiapkan tiga titik inlet UGB berkapasitas masing-masing 250 kVA, 400 kVA, dan 630 kVA, dengan total kapasitas 1.280 kVA.
Seluruh infrastruktur disiapkan untuk mendukung mobilisasi peralatan sesuai kebutuhan operasional.
Melalui kesiapan infrastruktur dan pasokan listrik yang andal, PLN berkomitmen memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi olahraga kelas dunia dengan dukungan penuh di MotoGP Mandalika 2026, termasuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi pembalap, penyelenggara, dan penonton.
(rea/rir)