Kemenkeu Siapkan Pencairan Tunjangan Guru yang Nunggak 3 Bulan
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah memproses dan mempercepat pencairan tunjangan profesi atau sertifikasi guru yang dilaporkan telah menunggak selama tiga bulan.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengungkap pencairan hak para tenaga pendidik tersebut sedang disiapkan di internal Kemenkeu.
"(Pencairan tunjangan profesi guru) sedang disiapkan," ujarnya ketika ditemui di Hotel The Ritz-Carlton, SCBD, Jakarta, Selasa (13/10).
Sayangnya, Juda enggan menjelaskan penyebab di balik keterlambatan pembayaran tersebut. Ia hanya menjanjikan proses penyaluran tunjangan yang tertunda itu akan segera dieksekusi dalam waktu dekat.
"Ya pokoknya (pencairan tunjungan profesi guru) segera disiapkan," ujarnya.
Komisi X DPR RI mendesak pemerintah untuk segera mencairkan tunjangan profesi atau sertifikasi guru yang menunggak hingga tiga bulan.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai keterlambatan pembayaran hak tenaga pendidik tersebut dinilai murni karena kendala birokrasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Lalu mengungkapkan pihaknya menerima banyak keluhan dari para guru di berbagai daerah terkait penundaan hak mereka. Padahal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah melayangkan surat permohonan pencairan anggaran ke Kemenkeu sejak beberapa waktu lalu.
Ia juga meminta Menteri Keuangan Suahasil Nazara segera menyisir dan menelusuri berkas permohonan tersebut agar proses pembayaran bisa langsung dieksekusi. Lalu juga menegaskan persoalan ini sama sekali bukan karena ketiadaan alokasi dana karena anggarannya sudah disetujui DPR dan dialokasikan setiap tahun.
Ia pun memberi tenggat waktu agar pencairan dapat diselesaikan paling lambat dalam satu minggu ke depan. Menurutnya, kerumitan birokrasi tidak boleh sampai mengorbankan nasib dan kesejahteraan para guru.
(dhz/ins)