Pertamina Pastikan Distribusi BBM Normal usai Blackout Batam-Bintan

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 18:47 WIB
PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM di Batam-Bintan berjalan normal setelah gangguan kelistrikan atau blackout yang terjadi pada Senin (12/10). (Arsip Pertamina).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang tetap berjalan normal setelah gangguan kelistrikan atau blackout yang terjadi pada Senin (12/10).

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Silvani Maiyestuhariani mengatakan perseroan terus memantau ketersediaan stok dan kesiapan fasilitas distribusi untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM di wilayah terdampak.

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan kesiapan pasokan BBM untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat menyusul gangguan kelistrikan yang terjadi di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjungpinang pada Senin (12/10)," ujar Silvani dalam keterangan resmi, Selasa (13/10).

Ia mengatakan ketersediaan solar di Terminal Terintegrasi (IT) Tanjung Uban dalam kondisi mencukupi untuk mendukung kebutuhan penyaluran.

Kesiapan pasokan dan infrastruktur distribusi juga terus dijaga untuk mengantisipasi potensi peningkatan kebutuhan bahan bakar, termasuk untuk mendukung operasional pembangkit listrik maupun generator set (genset) apabila diperlukan.

Silvani mengatakan operasional terminal BBM, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dan stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE) di wilayah terdampak tetap berjalan selama gangguan kelistrikan dengan dukungan genset.

Berdasarkan pemantauan terakhir pada Selasa (13/10), pasokan listrik di sejumlah wilayah telah berangsur pulih. Namun, normalisasi kelistrikan di Batam masih berlangsung secara bertahap dan disertai pemadaman bergilir.

"Pertamina memastikan seluruh fasilitas distribusi energi, mulai dari terminal BBM hingga lembaga penyalur SPBU, tetap siap beroperasi dengan dukungan sumber listrik cadangan apabila diperlukan," ujar Silvani.

Di tengah proses pemulihan kelistrikan tersebut, penyaluran BBM kepada masyarakat disebut tetap berjalan normal. Aktivitas pelayanan di SPBU juga terpantau kondusif, dengan jumlah kendaraan yang melakukan pengisian BBM masih terkendali.

Silvani mengatakan Pertamina terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi BBM selama proses pemulihan pasokan listrik di wilayah terdampak.

Langkah tersebut dilakukan melalui pemantauan stok secara berkala dan penguatan kesiapan distribusi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar operasional genset apabila terjadi peningkatan permintaan.

"Pertamina juga siap mendukung pemenuhan kebutuhan BBM, khususnya untuk operasional genset, apabila terjadi peningkatan permintaan selama proses pemulihan pasokan listrik," kata Silvani.

Ia menegaskan Pertamina berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi agar kebutuhan BBM masyarakat dan sektor-sektor yang membutuhkan dukungan energi tetap terpenuhi.

Upaya optimalisasi penyaluran akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan mekanisme yang berlaku.

(lau/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK