Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Kamis (15/10).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berisiko mengalami koreksi dalam jangka pendek, meski peluang rebound tetap terbuka jika pelemahan dapat tertahan di area support terdekat.
"Posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave v dari wave a dari wave (x) pada label hitam, sehingga rawan terkoreksi ke rentang 5.744-5.794. Namun, dalam skenario terbaik, koreksi hanya menguji area 5.897-5.940 sebelum IHSG kembali menguat menuju 5.989-6.014," ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.887, 5.744 dan resistance 6.216, 6.296 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, BRMS, ENRG, dan ISAT.
Lihat Juga : |
Sementara itu, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji memperkirakan indeks saham bergerak variatif dengan kecenderungan konsolidasi pada perdagangan hari ini sembari mengumpulkan momentum untuk melanjutkan penguatan.
Potensi penurunan dinilai terbatas selama indeks mampu bertahan di atas support krusial.
"Support krusial IHSG berada di level 5.851. Sementara itu, indikator Stochastic K_D dan RSI mulai menunjukkan sinyal positif, meski volume perdagangan mengalami penurunan," ujar Nafan.
Ia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.851, 5.647, dan resistance 6.016, 6.180, hari ini. Nafan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBTN, ELSA, dan WIFI.
IHSG ditutup di level 5.943 pada perdagangan Rabu (14/10) sore. Indeks saham menguat 17,04 poin atau naik 0,29 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,04 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,23 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 280 saham menguat, 321 terkoreksi, dan 194 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.