Wamenko Hanif Minta Pengusaha Ikut Bantu Padamkan Karhutla

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 17:31 WIB
Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq meminta pengusaha di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq meminta para pengusaha di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan ikut membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hanif menegaskan para pengusaha perlu memandang permintaan keterlibatan tersebut sebagai panggilan sebagai anak bangsa.

"Sebagai panggilan anak bangsa, panggilan kepada kita semua pada kesempatan hari ini, saya ingin mengetuk kita semua untuk berempati di tengah-tengah upaya kita menangani karhutla di lokasi konsesi masing-masing," ujar Hanif dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Jakarta Barat, Kamis (15/10).

Hanif mendorong dunia usaha yang secara finansial jauh lebih mapan untuk terlibat dalam upaya pemadaman karhutla di sekitar wilayah operasional mereka.

"Alangkah baiknya, alangkah sejuknya, bilamana kemudian dunia usaha yang memiliki kapasitas lebih secara ekonomi dibandingkan masyarakat biasa turut berempati, berkontribusi, dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan," ujar Hanif.

Kemenko Pangan menargetkan keterlibatan dunia usaha di pemadaman karhutla Kalimantan Tengah bisa lebih banyak dibanding di Kalimantan Selatan.

Dalam upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Selatan, Kemenko Pangan telah melibatkan sekitar 300 perusahaan. Angka ini akan diperluas dengan melibatkan hampir 500 perusahaan di Kalimantan Tengah.

Para perusahaan yang dilibatkan di sini adalah para pemegang konsesi, khususnya korporasi yang bergerak di sektor perkebunan dan kehutanan.

"Metodologi kerja sama badan usaha dengan pemerintah kita. Hari ini kita telah koordinasi dengan seluruh unsur unit usaha, pemegang konsensi, terutama dari sektor perkebunan dan sektor kehutanan yang memang berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan," ujar Hanif.

(dhz/sfr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK