Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) menyalurkan 2.200 masker pada Kamis (15/10) di depan Kantor Gubernur Sumatra Utara (Sumut) untuk membantu mengurangi risiko paparan kabut asap, khususnya bagi warga Kota Medan yang beraktivitas di luar ruangan.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, menyampaikan bahwa pembagian masker merupakan bentuk kepedulian perusahaan, serta dukungan terhadap langkah pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap.
"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut tidak hanya berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi, tetapi juga berupaya hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pembagian 2.200 masker ini, kami berharap dapat membantu mengurangi risiko paparan kabut asap, khususnya bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan," ujar Fanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan dalam menghadapi kondisi yang berdampak pada masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan dukungan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
"Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus berupaya hadir dan berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat," tambah Fanda.
Pada kesempatan itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam penanganan dampak kabut asap di Kota Medan.
Ia menilai, keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari kolaborasi yang telah terjalin dalam berbagai upaya penanggulangan bencana di Sumut.
"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut atas partisipasi dan dukungannya dalam penanganan bencana banjir bandang tahun 2025 di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara, erupsi Gunung Sinabung tahun 2026 di Kabupaten Karo, serta penanganan dampak kabut asap tahun 2026 di Kota Medan," tuturnya.
Tuahta juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat dalam mendukung kesiapsiagaan dan penanganan bencana di Sumut.
"Semoga sinergi dan kerja sama ini terus terjalin dalam mendukung upaya penanggulangan bencana dan perlindungan masyarakat di Provinsi Sumatra Utara," pungkas Tuahta.
Kegiatan yang melibatkan Dharma Wanita Persatuan Sumut ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumut, Kahiyang Ayu, yang didampingi Wakil Ketua Titiek Sugiharti Surya bersama Kepala Dinas Kesehatan Sumut, M. Faisal Hasrimy.
(rea/rir)