Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 261,84 poin atau 5,05 persen ke level 4.923 pada penutupan perdagangan sesi I Senin (19/10).
Sepanjang sesi I, IHSG bergerak di rentang 4.907 hingga 4.974. Indeks dibuka di level 4.961 sebelum bergerak melemah dan bertahan di zona merah hingga jeda perdagangan siang.
Berdasarkan RTI Business, volume perdagangan mencapai 168,90 miliar saham dengan nilai transaksi Rp10,03 triliun dan frekuensi 872.556 kali transaksi. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8.737,67 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 744 saham melemah, 42 saham menguat, dan 13 saham tidak berubah.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut tertekan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 6,86 persen ke level Rp4.820, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 6,82 persen ke Rp2.460, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 2,65 persen ke Rp3.300.
Tekanan juga terjadi pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang melemah 6,99 persen ke Rp665, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) turun 4,07 persen ke Rp2.120, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot 6,67 persen ke Rp2.380.
Sementara itu, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 2,27 persen ke Rp9.675, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melemah 4 persen ke Rp24, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 6,84 persen ke Rp1.770.
Di tengah pelemahan mayoritas saham tersebut, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) justru menguat 28,79 persen ke level Rp170.
(del/pta)