Rupiah Akhir Pekan Ditutup Loyo ke Rp18.080 per Dolar AS

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 16:03 WIB
Analis mengatakan rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS akibat kenaikan harga minyak dunia di tengah kekhawatiran eskalasi geopolitik di Timur Tengah. (FOTO:CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.080 per dolar AS pada perdagangan Jumat (23/10) sore. Mata uang Garuda melemah 20 poin atau 0,11 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,06 persen. Sementara itu, peso Filipina melemah 0,12 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,02 persen.

Adapun nilai tukar dolar Singapura turun 0,08 persen, yen Jepang terkoreksi 0,07 persen, won Korea Selatan melemah 0,05 persen, dan dolar Hong Kong terdepresiasi 0,06 persen.

Di sisi lain, mata uang utama negara maju kompak melemah terhadap dolar AS. Euro terdepresiasi 0,25 persen, pound sterling Inggris turun 0,13 persen, dolar Australia terkoreksi 0,06 persen, dolar Kanada melemah 0,04 persen, dan franc Swiss turun 0,37 persen.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS akibat kenaikan harga minyak dunia di tengah kekhawatiran eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS, tertekan oleh kenaikan harga minyak dunia akibat kekhawatiran eskalasi geopolitik di Timur Tengah. Dari dalam negeri, aliran keluar dana asing yang berkelanjutan juga ikut menekan rupiah," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Jumat (23/10).

(lau/ins)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK