IHSG Mendadak Turun 1,06 Persen usai Dibuka Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba melemah 1 persen pada perdagangan Senin (26/10) siang. Indeks saham turun 62,03 poin atau minus 1,14 persen ke level 5.377.
Berdasarkan data RTI Business pukul 11.12 WIB, IHSG sempat dibuka menguat di 5.442 dan bergerak fluktuatif dengan level tertinggi di 5.453 dan terendah 5.349.
Sebanyak 475 saham terkoreksi, 176 menguat, dan 137 stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp9.499,135 triliun.
Volume perdagangan mencapai 16,89 miliar saham dengan nilai transaksi Rp6,58 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 1,02 juta kali.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan, tetapi terdapat potensi koreksi ke 5.350 sampai 5.827.
"Peluang penguatan lanjutan terbuka jika IHSG mampu menembus resistance 5.458, dengan target berikutnya di 5.561. Namun, waspadai potensi koreksi ke area 5.350-5.827," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.185, 4.915 dan resistance 5.460, 5.563 hari ini.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai penguatan indeks saham pekan lalu memicu pengujian ulang (retest) dalam waktu dekat.
"IHSG telah naik selama lima hari berturut-turut dengan sinyal bearish divergence, menandakan adanya potensi untuk segera melakukan retest, yang diperkirakan masih menjadi bagian dari wave iv yang belum usai," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.185, 4.972, dan 4.767, sementara resistance 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini.
(fln/pta)