Dashboard ACS Pelindo Qlola by BRI Perkuat Transparansi Pelabuhan

BRI | CNN Indonesia
Rabu, 28 Okt 2026 12:40 WIB
ilustrasi supply chain
Ilustrasi. (Foto: iStockphoto/Userba011d64_201)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui fitur Dashboard Auto Collection Pelindo pada Qlola by BRI mendukung efisiensi dan transparansi ekosistem kepelabuhanan nasional.

Aktivitas kepelabuhanan merupakan salah satu penggerak utama dalam rantai pasok dan logistik nasional. Dalam ekosistem yang dinamis ini, kelancaran arus barang harus selalu didukung oleh efisiensi serta kecepatan proses keuangan.

Tantangan terbesarnya, adalah memastikan visibilitas dan transparansi status dana dapat dipantau tanpa hambatan. Kebutuhan akan informasi status pembayaran yang jelas, akurat, dan mudah diakses kini menjadi prioritas utama guna mendukung proses monitoring keuangan yang lebih efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Qlola by BRI menghadirkan inovasi digital berupa fitur Dashboard Auto Collection Pelindo untuk memberikan kemudahan dalam memantau pergerakan dana secara menyeluruh dan real-time antara pengelola pelabuhan dan pengguna jasa.

Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Lewat Dashboard Auto Collection Pelindo

Auto Collection System (ACS) merupakan mekanisme modern yang dirancang untuk mendukung proses penerimaan dan pengelolaan pembayaran secara otomatis.

Guna mengoptimalkan sistem ini, Qlola by BRI menghadirkan dashboard khusus sebagai pusat monitoring aktivitas dan pergerakan dana.

Melalui konsep end-to-end visibility, dashboard ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan pelabuhan serta memberikan kejelasan penuh bagi para pengguna jasa, mulai dari perusahaan logistik, shipping, freight forwarding, eksportir, hingga importir.

Seluruh data transaksi tersaji dalam satu tampilan terpusat untuk memudahkan pemantauan, mendukung efisiensi administrasi, serta meningkatkan akurasi pencatatan.

Kunggulan utama fitur ini terletak pada kemampuan menyajikan informasi posisi dana secara spesifik dan terstruktur. Terdapat tiga status dana utama yang dapat dipantau langsung:

Dana Terbayar: Menunjukkan dana yang telah berhasil dibayarkan oleh pengguna jasa untuk layanan kepelabuhanan, memastikan kewajiban finansial terselesaikan dengan baik.

Dana Ditahan: Menampilkan dana yang masih berada dalam status penahanan sementara sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan kepelabuhanan.

Dana Dirilis: Menggambarkan dana yang telah resmi dilepas dari status penahanan setelah seluruh persyaratan terpenuhi, sehingga siap dialokasikan ke tahap berikutnya.

Kehadiran platform digital tersebut memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kedua belah pihak dengan pengelola pelabuhan dapat memantau transaksi pembayaran dan mengelola penerimaan dana harian secara lebih terintegrasi.

Sementara bagi pengguna jasa, transparansi menjadi kunci utama untuk memantau status dana Auto Collection secara mandiri. Dashboard ini juga menyediakan akses fleksibel untuk mengunduh data transaksi dalam berbagai format digital guna mencocokkan pencatatan keuangan secara akurat.

Melalui Auto Collection System (ACS) Pelindo yang terkoneksi langsung antara Pelindo, BRI, dan pengguna jasa melalui Qlola by BRI, proses penerimaan pembayaran terintegrasi secara optimal dengan sistem perbankan.

Kemudahan akses terhadap laporan transaksi digital ini memastikan setiap alur kas tercatat secara transparan, sehingga mendukung pengambilan keputusan strategis yang lebih cepat dan tepat bagi ekosistem kepelabuhanan.

Melalui visibilitas menyeluruh dan kemudahan monitoring yang ditawarkan, Dashboard Auto Collection Pelindo di Qlola by BRI hadir sebagai solusi komprehensif untuk menciptakan transparansi, efisiensi, dan kenyamanan bertransaksi bagi seluruh pelaku industri.

Informasi lebih lanjut mengenai Qlola by BRI ada di sini.

(rea/rir)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA