Wamentan Sebut Stok Beras Nasional Capai 4,5 Juta Ton: Aman 10 Bulan

CNN Indonesia
Sabtu, 31 Okt 2026 14:53 WIB
Pedagang beras di kawasan pasar Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2015. Direktorat Jenderal Bea Cukai  menyatakan masih menunggu kepastian soal asal usul beras plastik. CNN Indonesia/Safir Makki
Wakil Menteri Pertahanan (Wamentan) M Saleh Mustafa mengatakan stok beras nasional mencapai 4,5 juta ton saat ini atau aman hingga 10 bulan ke depan. Ilustrasi. (Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Pertahanan (Wamentan) M Saleh Mustafa mengatakan stok beras nasional mencapai 4,5 juta ton saat ini. Stok pangan tersebut aman hingga 10 bulan ke depan.

"Alhamdulillah sampai dengan saat ini stok beras kita aman sampai 10 bulan ke depan, ya. Ini capaian yang tertinggi, ya. Cadangan beras kita sampai dengan 2026, Oktober 2026 adalah 4,5 juta ton," kata Saleh dalam Rembuk Nasional Pemuda ke-III di Jakarta, Sabtu (31/10).

Ia kemudian membandingkan stok pangan Indonesia dengan negara lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saleh menyoroti langkah Pemerintah Inggris yang baru-baru ini meluncurkan kampanye "Be Ready", imbauan kepada warganya untuk menyiapkan stok pangan mandiri selama tiga hari.

Menurut Saleh, kondisi Indonesia jauh lebih berbeda karena didukung oleh strategi penyiapan cadangan pangan jangka panjang.

"Tetapi luar biasa Indonesia, ya. Kita jangankan 3 hari, kita punya cadangan selama 10 bulan ke depan, ya. Itu adalah strategi dan gagasan dari Bapak Presiden kita yang sangat kita banggakan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Saleh juga mengungkap Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menghubungi Mentan Amran Sulaiman untuk mengantisipasi potensi gagal panen akibat musim hujan beberapa waktu ke depan.

Ia mengatakan Kementan menyiapkan intervensi berupa pengerahan mesin pompa di berbagai titik untuk mencegah banjir di area persawahan.

"Beliau (Prabowo) nanya 'Apakah pompa-pompa sudah disiapkan?' 'Apakah nanti pangan petani-petani tidak akan gagal panen?'. Kita akan lakukan intervensi pompa, untuk mengantisipasi sawah yang banjir," katanya.

[Gambas:Video CNN]

 

(yoa/sfr)
LIHAT SELENGKAPNYA